Pemasangan Starlift di Candi Borobudur: Akses Lebih Ramah bagi Pengunjung

Jumat, 30 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemasangan Starlift di Candi Borobudur: Akses Lebih Ramah bagi Pengunjung

Pemasangan Starlift di Candi Borobudur: Akses Lebih Ramah bagi Pengunjung

Magelang, Newsline.id — Pemerintah melalui pengelola Taman Wisata Candi Borobudur telah memasang starlift (lift tangga portabel) di area Candi Borobudur untuk mempermudah akses bagi lansia, penyandang disabilitas, dan tamu kenegaraan.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjadikan Candi Borobudur sebagai destinasi wisata inklusif, tanpa mengurangi nilai sejarah dan keaslian situs warisan dunia UNESCO tersebut.

Starlift dipasang secara modular dan sementara, sehingga tidak merusak struktur candi. Penggunaannya dibatasi dan diawasi secara ketat oleh petugas Balai Konservasi Borobudur, serta hanya digunakan dalam kondisi tertentu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tujuan Pemasangan Starlift

  • Memberikan aksesibilitas yang adil bagi semua pengunjung.
  • Menunjukkan komitmen Indonesia terhadap pariwisata yang ramah difabel.
  • Memfasilitasi kunjungan resmi dan kenegaraan tanpa mengorbankan keselamatan atau struktur candi.

Respons dan Pengawasan

Meskipun menuai pro dan kontra, pihak pengelola menegaskan bahwa seluruh proses pemasangan sudah mendapat persetujuan dari otoritas konservasi dan dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip pelestarian warisan budaya.

“Kami sangat berhati-hati dalam setiap langkah, karena Borobudur bukan hanya warisan Indonesia, tapi juga dunia,” ujar salah satu perwakilan dari Balai Konservasi Borobudur.

Ke Depannya

Pihak Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan berharap bahwa inovasi ini menjadi awal dari pengembangan fasilitas inklusif di berbagai situs bersejarah lain di Indonesia, tanpa mengesampingkan prinsip konservasi. (****)

Berita Terkait

90 Hektare Ludes di Binuang, 34 Titik Api Kepung Buol – Petugas Padamkan Pakai Alat Seadanya
Tangis Petani Buol :  Lahan Kering Tanaman Mati dan Ancaman Gagal Panen
Ketua Percasi Sulteng Didesak Mundur Usai Batalkan Kejurprov : Kota Palu
Kado Kemerdekaan : 74 Warga Binaan Lapas Leok Dapat Remisi, 2 Orang Langsung Bebas
5 Bulan Belum Dibayar : GP Ansor Buol Desak Pemkab Segera Cairkan Siltap & TPP
Selangkah Lagi : Usulan Sekolah Rakyat Buol Masuk Tahap III Nasional
Hutan Buol Dirampok ! APPL Tuding Aparat Tutup Mata Terhadap PETI
Program Gizi Gratis Berubah Jadi Mimpi Buruk: 15 Siswa SD di Bokat Diduga Keracunan Massal
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 01:03

90 Hektare Ludes di Binuang, 34 Titik Api Kepung Buol – Petugas Padamkan Pakai Alat Seadanya

Rabu, 2 September 2026 - 13:26

Tangis Petani Buol :  Lahan Kering Tanaman Mati dan Ancaman Gagal Panen

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:47

Ketua Percasi Sulteng Didesak Mundur Usai Batalkan Kejurprov : Kota Palu

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:21

Kado Kemerdekaan : 74 Warga Binaan Lapas Leok Dapat Remisi, 2 Orang Langsung Bebas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:11

5 Bulan Belum Dibayar : GP Ansor Buol Desak Pemkab Segera Cairkan Siltap & TPP

Berita Terbaru