Program Gizi Gratis Berubah Jadi Mimpi Buruk: 15 Siswa SD di Bokat Diduga Keracunan Massal

Rabu, 29 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOL!NEWSLINE.ID– Harapan orang tua akan gizi anak berubah menjadi mimpi buruk. Sebanyak 15 siswa di Kecamatan Bokat Kabupaten Buol diduga mengalami keracunan massal setelah menyantap makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu, 29 Juli 2026.

Peristiwa ini terjadi di dua sekolah dasar. Makanan yang disalurkan oleh SPPG Desa Doulan itu langsung menimbulkan keluhan kesehatan pada puluhan anak dalam waktu bersamaan.

Data dari Puskesmas Bokat hingga pukul 12.47 WITA mencatat 15 korban. Sebanyak 7 siswa sudah dipulangkan setelah mendapat penanganan medis. Namun 8 siswa lainnya masih harus menjalani perawatan dan observasi intensif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

SDN 1 Bokat, Desa Tang  menjadi lokasi dengan korban terbanyak. Dari 80 siswa penerima MBG, 11 siswa tumbang. Rinciannya 2 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan dari kelas 2 sampai kelas 6.

Di SDN 2 Bokat, Desa Bokat, 4 siswa lainnya dilaporkan terdampak. Mereka terdiri dari 1 siswa laki-laki dan 3 siswa perempuan dari kelas 3. Total siswa di sekolah itu mencapai 164 orang.

Keluhan mulai muncul antara pukul 09.45 hingga 11.59 WITA. Para siswa mengeluh mual, muntah, pusing, dan sakit perut tak lama setelah makan siang MBG. Pihak sekolah panik dan langsung membawa mereka ke Puskesmas Bokat.

Kasus ini bukan yang pertama di Kabupaten Buol. Sebelumnya publik juga sudah digegerkan dengan insiden serupa di wilayah lain. Hal ini memunculkan pertanyaan besar terkait pengawasan: bagaimana standar pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan bisa lolos dan dikonsumsi anak-anak?

Tuntutan pun mengalir. Warga mendesak Pemda, Dinkes, Disdik, BPOM, dan pihak penyelenggara MBG untuk segera turun tangan. “Ini program untuk anak, bukan untuk mencelakai anak. Harus ada evaluasi total dan pelaku yang lalai harus bertanggung jawab,” ujar seorang warga Bokat yang enggan disebutkan namanya.

Sampai berita ini diturunkan, penyebab pasti dan hasil uji laboratorium belum dirilis. 8 siswa masih dirawat. Publik kini menanti jawaban: siapa yang akan bertanggung jawab atas “mimpi buruk” MBG di Bokat kali ini?(***)

DATA SEMENTARA KASUS DUGAAN MBG KECAMATAN BOKAT
1. Total siswa terdampak: 15 orang
2. SDN 1 Bokat Desa Tang: 11 siswa – L: 2, P: 9
3. SDN 2 Bokat Desa Bokat: 4 siswa – L: 1, P: 3
4. Selesai dirawat dan pulang : 7 siswa
5. Masih dirawat di Puskesmas Bokat(tim).

Berita Terkait

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol
Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus
90 Hektare Ludes di Binuang, 34 Titik Api Kepung Buol – Petugas Padamkan Pakai Alat Seadanya
Pemkab Buol Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026
Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan
PMR Wira MAN Buol Gelar Diklatsar, Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan
Hari Kedua Supervisi KUA, Kemenag Buol Tekankan Profesionalisme dan Ketakwaan di Paleleh
Kemenag Buol Tutup Supervisi 3 KUA, Taufik Aziz: Layanan Harus Inklusif dan Tidak Diskriminatif
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:38

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol

Rabu, 16 September 2026 - 22:07

Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus

Rabu, 16 September 2026 - 01:03

90 Hektare Ludes di Binuang, 34 Titik Api Kepung Buol – Petugas Padamkan Pakai Alat Seadanya

Rabu, 16 September 2026 - 00:11

Pemkab Buol Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026

Senin, 14 September 2026 - 20:20

Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan

Berita Terbaru