Buol Newsline. Id- Palang Merah Remaja (PMR) Wira Unit Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Buol menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) bagi calon anggota PMR pada Jumat (28/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Assa’adah MAN Buol tersebut menjadi momentum pembekalan awal bagi peserta didik untuk memahami nilai-nilai kepalangmerahan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Diklatsar dibuka secara resmi oleh Kepala MAN Buol, Salman Dj Adjud. Hadir pula sejumlah fasilitator dari Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buol. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana pengenalan sekaligus pembentukan karakter bagi calon anggota PMR agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang sesuai dengan prinsip-prinsip kemanusiaan.
Dalam sambutannya, Salman menekankan bahwa menjadi anggota PMR bukan sekadar mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. “Seorang anggota PMR harus menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, menjadi pribadi yang bertanggung jawab, serta menjadi pionir dalam pembinaan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan madrasah,” ujar Salman. Ia juga mendorong peserta memanfaatkan Diklatsar sebagai kesempatan belajar menjadi pemimpin dan membangun kepekaan terhadap persoalan kemanusiaan di sekitar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembina PMR Wira Unit MAN Buol, Sarima R. Maruka, menjelaskan Diklatsar berlangsung selama dua hari, yakni Jumat hingga Sabtu, 28–29 Agustus 2026. “Para anggota PMR akan bermalam di madrasah dan menerima materi hingga pukul 23.00 WITA,” jelas Sarima. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan memberikan pengalaman langsung tentang kedisiplinan, kemandirian, kerja sama tim, serta tanggung jawab.
Ketua PMR Wira Unit MAN Buol, Nur Vadila, menyampaikan peserta mendapatkan tujuh materi pokok kepalangmerahan dari tim fasilitator Markas PMI Kabupaten Buol. “Tujuh materi tersebut meliputi Donor Darah, Kepemimpinan, Sejarah Palang Merah, Awas Siaga Bencana, Kesehatan Remaja, Perawatan Keluarga, dan Pertolongan Pertama,” ungkap Vadila.
Materi tersebut disampaikan oleh para fasilitator di antaranya Kak Aisyah, Kak Sindi, Kak Kasma, Kak Ratno, dan Kak Anggi. Kehadiran fasilitator dari PMI Kabupaten Buol memberikan pengalaman sekaligus wawasan praktis kepada peserta tentang berbagai aspek kepalangmerahan.
Selain teori, peserta juga mengikuti kegiatan praktik. Pada Sabtu pagi, fasilitator PMR MAN Buol, Amin Rais, memimpin sesi Traveling dari pos ke pos. Kegiatan tersebut berlangsung hingga menjelang waktu Zuhur dan dirancang untuk menguji pemahaman, kekompakan, ketangkasan, serta kemampuan peserta menerapkan materi yang telah diperoleh selama Diklatsar.
Melalui Diklatsar ini, PMR Wira Unit MAN Buol diharapkan mampu melahirkan anggota muda yang terampil di bidang kepalangmerahan dan memiliki jiwa kemanusiaan, kepemimpinan, serta kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen MAN Buol dalam membina generasi muda agar menjadi pelopor budaya hidup sehat, peduli sesama, tanggap bencana, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan di lingkungan madrasah maupun masyarakat. (S**)
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Humas Kemanag Buol










