BUOLNewsline.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Buol Moh Yamin Rahim secara resmi menutup rangkaian kegiatan Temu Raya III Persatuan Badan Permusyawaratan Desa (PABPDSI) se-Sulawesi Tengah. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu dihadiri sekitar 700 anggota BPD dari seluruh kabupaten/kota se-Sulteng dan dipusatkan di Kabupaten Buol penutupan di laksanakan di salah satu Hotel di Buol pada 10/9/2026
Turut hadir dalam penutupan tersebut Ketua Umum PABPDSI Republik Indonesia Feri Ladiansyah, perwakilan pemerintah daerah dari beberapa kabupaten di Sulteng, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Kabupaten Buol. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan besarnya perhatian terhadap peran BPD dalam pembangunan desa.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PABPDSI RI Feri Ladiansyah menegaskan posisi strategis BPD sebagai ujung tombak mengawasi jalannya pemerintahan desa. Ia menyebut BPD harus bekerja sama erat dengan pemerintah desa dalam menyukseskan setiap program, baik yang berasal dari pusat maupun daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“BPD itu merupakan mitra utama pemerintah desa dalam mensukseskan kegiatan pembangunan. Utamakan koordinasi yang baik ketika terdapat masalah dalam pembangunan,” ujar Feri di hadapan peserta Temu Raya.
Lebih lanjut, Feri menekankan pentingnya sinergi antara BPD dan Kepala Desa. Menurutnya, tanpa komunikasi dan kerja sama yang solid, arah kebijakan pembangunan di desa akan sulit berjalan efektif dan tepat sasaran.
Ia juga menyinggung program nasional yang sedang digalakkan saat ini. “Saat ini program pembangunan Koperasi Merah Putih sedang berlangsung, maka semua BPD harus mendukung program Presiden Prabowo,” tegasnya. Dukungan BPD dinilai penting agar program tersebut dapat menyentuh masyarakat desa secara langsung.
Sementara itu, Sekda Moh. Yamin Rahim dalam sambutannya memberikan semangat kepada seluruh BPD yang telah hadir di Kabupaten Buol. Ia bangga Buol dipercaya menjadi tuan rumah Temu Raya III tingkat provinsi.
“Inilah daerah kami Buol yang memiliki kekayaan alam yang cukup banyak dan itu berada di desa-desa,” ujar Yamin. Ia berharap kekayaan tersebut dapat dikelola bersama oleh pemerintah desa dan BPD untuk kesejahteraan masyarakat.
Dengan ditutupnya Temu Raya III PABPDSI Sulteng, diharapkan lahir komitmen bersama dari seluruh BPD untuk memperkuat fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi di desa. Sinergi antara BPD, pemerintah desa, dan pemerintah daerah diharapkan menjadi kunci dalam mewujudkan desa yang maju di Sulawesi Tengah.
Usai kegiatan di lanjutkan dengan penyerahan secara simbolis Piagam penghargaan kepada semua peserta (**)
Penulis : Rustam










