90 Hektare Ludes di Binuang, 34 Titik Api Kepung Buol – Petugas Padamkan Pakai Alat Seadanya

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOLNewsline.Id- Memasuki 9 bulan kemarau panjang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, mencatat sedikitnya 34 titik lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang tersebar di beberapa kecamatan mengalami kebakaran hebat. Kondisi ini menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan pemukiman warga di tengah krisis air bersih.

Upaya pemerintah daerah yang dibantu TNI/Polri /Danlanal serta tim pemadam kebakaran belum mampu sepenuhnya menaklukkan si jago merah. Pasalnya, lahan yang terbakar tidak mudah ditembus dengan kendaraan pemadam kebakaran. Medan yang bergunung, terjal, dan sulitnya akses jalan menuju lokasi menjadi kendala utama yang menghambat proses pemadaman di lapangan.

Meski dengan keterbatasan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI/Polri, dan masyarakat setempat terus berupaya mencegah meluasnya kebakaran. Mereka bekerja keras menggunakan peralatan sederhana untuk memadamkan api, mulai dari ranting pohon hingga alat pemukul api manual demi memutus rantai api agar tidak merembet ke permukiman warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buol, Moh. Kacfi Marzuni, mengungkapkan titik terparah berada di Desa Binuang, Kecamatan Bukal. Menurutnya, luas lahan yang terbakar di wilayah tersebut mencapai kurang lebih 90 hektar, belum termasuk di kecamatan lain seperti Momunu dan Bunobogu yang juga terpantau membara.

“Data yang kami peroleh, kebakaran hutan yang terparah berada di Desa Binuang, Kecamatan Bukal, luas lahan terbakar mencapai kurang lebih 100 hektar belum termasuk di kecamatan lain seperti Momunu dan Bunobogu,” ungkapnya.

Ia juga mengakui keterbatasan sarana menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman. “Kami bersama tim selalu bertindak cepat jika ada laporan kebakaran, namun dukungan perlengkapan seperti kendaraan pengangkut air sulit. Dan kita bersyukur mobil water canon pengangkut air dari Polres Buol selalu tampil dengan cepat bersama tim lain ikut terjun langsung ke lapangan,” ungkap Kacfi kepada media ini,usai mengikuti rakor Karhutla di kantor Bupati Selasa (15/9/2026).

Dampak dari karhutla ini pun mulai dirasakan petani. Kabut asap tebal mengganggu aktivitas warga dan mengancam gagal panen akibat kekeringan berkepanjangan. Pemerintah daerah kini tengah menyiapkan langkah darurat, termasuk dropping air bersih ke desa-desa yang terdampak paling parah.

BPBD mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar di tengah musim kemarau ekstrem ini. Pemerintah berharap partisipasi warga untuk menjaga hutan dan lahan, mengingat akses pemadaman yang sangat sulit dan angin kencang dapat mempercepat penyebaran api kapan saja.(**)

Penulis : Rustam Baculu

Sumber Berita: Kalak BPBD BUOL

Berita Terkait

Buol Pecah : Djoni Hatimura Harumkan Nama Daerah Taklukkan Para Master dan Raih Gelar MN di Banten
Selangkah Lagi Gelar Master : Pecatur Buol Jhoni Hatimura Tak Terkalahkan di 6 Babak Kejurnas Catur Di Kota Serang
Luar Biasa Tanpa Gelar Master : Jhoni Hatimura Asal Buol Bikin Repot Para Master di Kejurnas Catur Nasional
NGERI : Kantor DPRD Buol Nyaris Dilalap Si Jago Merah Karhutla Kian Tak Terkendali
Harga Eceran Pertalite di Buol Tembus Rp30 Ribu, Warga: Kami Dicekik Pengecer
Tangis Petani Buol :  Lahan Kering Tanaman Mati dan Ancaman Gagal Panen
Ketua Percasi Sulteng Didesak Mundur Usai Batalkan Kejurprov : Kota Palu
Kado Kemerdekaan : 74 Warga Binaan Lapas Leok Dapat Remisi, 2 Orang Langsung Bebas
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:56

Selangkah Lagi Gelar Master : Pecatur Buol Jhoni Hatimura Tak Terkalahkan di 6 Babak Kejurnas Catur Di Kota Serang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:56

Luar Biasa Tanpa Gelar Master : Jhoni Hatimura Asal Buol Bikin Repot Para Master di Kejurnas Catur Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 22:53

NGERI : Kantor DPRD Buol Nyaris Dilalap Si Jago Merah Karhutla Kian Tak Terkendali

Kamis, 17 September 2026 - 09:46

Harga Eceran Pertalite di Buol Tembus Rp30 Ribu, Warga: Kami Dicekik Pengecer

Rabu, 16 September 2026 - 01:03

90 Hektare Ludes di Binuang, 34 Titik Api Kepung Buol – Petugas Padamkan Pakai Alat Seadanya

Berita Terbaru