Harga Eceran Pertalite di Buol Tembus Rp30 Ribu, Warga: Kami Dicekik Pengecer

Kamis, 17 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemda Buol Bersama tim Melukan sidak di kedua SPBU yang ada di  Buol

BUOLNewsline.Id- Warga Kabupaten Buol menjerit akibat mahalnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di tingkat pengecer. Jika harga normal Pertalite hanya Rp10.000 per liter di SPBU, kini di tingkat eceran harganya naik perlahan dan tembus hingga Rp25 ribu sampai Rp30 ribu per botol, tergantung ukuran botol yang dijual.

Kenaikan harga gila-gilaan ini dipicu oleh krisis BBM yang melanda dua SPBU di Buol, yakni SPBU Kelurahan Kali dan SPBU Kelurahan Kampung Bugis. Akibat pembatasan kuota dari Pertamina Tolitoli, antrean panjang hingga 1.000 meter terjadi hampir setiap hari dan warga banyak yang tidak kebagian BBM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini membuat warga petani, dan nelayan terpaksa menjadi korban dan membeli BBM eceran dengan harga mahal. Salah satu warga mengaku dirinya menjadi korban langsung. Ia terpaksa membeli Pertalite eceran dengan harga Rp30 ribu per botol karena tidak pernah dapat saat antre di SPBU.

“Antre berjam-jam bahkan berhari-hari tidak dapat. Terpaksa beli di pengecer, harga normal 10 ribu sekarang jadi 25 ribu sampai 30 ribu per botol sesuai ukuran. Sangat mencekik kami,” keluh  Leman warga yang menjadi korban tersebut.

Dugaan warga, kelangkaan ini bukan murni karena keterlambatan distribusi, melainkan adanya pemangkasan jatah kuota yang diberikan Pertamina Tolitoli untuk Buol. Dari permintaan normal 32 KL, realisasi yang dikirim hanya 16 KL bahkan pernah hanya 8 KL, sehingga stok di SPBU cepat habis.

Situasi ini dimanfaatkan oknum pengecer untuk meraup untung besar di atas penderitaan rakyat. Warga berharap pemerintah tidak tutup mata, karena jika dibiarkan, ekonomi petani dan nelayan di Buol akan lumpuh total akibat tidak bisa beroperasi.

Hingga kini masyarakat Buol mendesak Pemda Buol dan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi untuk segera menambah kuota BBM ke Buol dan menertibkan pengecer yang menjual Pertalite dengan harga selangit tersebut.(**)

Penulis : Rustam

Berita Terkait

90 Hektare Ludes di Binuang, 34 Titik Api Kepung Buol – Petugas Padamkan Pakai Alat Seadanya
Tangis Petani Buol :  Lahan Kering Tanaman Mati dan Ancaman Gagal Panen
Ketua Percasi Sulteng Didesak Mundur Usai Batalkan Kejurprov : Kota Palu
Kado Kemerdekaan : 74 Warga Binaan Lapas Leok Dapat Remisi, 2 Orang Langsung Bebas
5 Bulan Belum Dibayar : GP Ansor Buol Desak Pemkab Segera Cairkan Siltap & TPP
Selangkah Lagi : Usulan Sekolah Rakyat Buol Masuk Tahap III Nasional
Hutan Buol Dirampok ! APPL Tuding Aparat Tutup Mata Terhadap PETI
Program Gizi Gratis Berubah Jadi Mimpi Buruk: 15 Siswa SD di Bokat Diduga Keracunan Massal
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:46

Harga Eceran Pertalite di Buol Tembus Rp30 Ribu, Warga: Kami Dicekik Pengecer

Rabu, 16 September 2026 - 01:03

90 Hektare Ludes di Binuang, 34 Titik Api Kepung Buol – Petugas Padamkan Pakai Alat Seadanya

Rabu, 2 September 2026 - 13:26

Tangis Petani Buol :  Lahan Kering Tanaman Mati dan Ancaman Gagal Panen

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:47

Ketua Percasi Sulteng Didesak Mundur Usai Batalkan Kejurprov : Kota Palu

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:21

Kado Kemerdekaan : 74 Warga Binaan Lapas Leok Dapat Remisi, 2 Orang Langsung Bebas

Berita Terbaru