SIGI! Newsline. Id- Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah 2026 resmi dibuka di Kabupaten Sigi. Mengusung tema “Berani Mewujudkan Generasi Muda Berkarakter Qurani serta Merajut Harmoni dalam Keberagaman”, acara dihadiri Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, tokoh agama, dan kafilah dari 13 kabupaten/kota se-Sulteng. Bupati dan Wakil Bupati Buol turut hadir memberi dukungan penuh untuk kafilah Bumi Pogogul.
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulteng dalam sambutannya menegaskan MTQ bukan sekadar lomba baca Al-Qur’an. “MTQ adalah momentum menghadirkan kembali nilai-nilai Al-Qur’an ke tengah kehidupan masyarakat. Di era digital dan AI, Al-Qur’an tetap jadi kompas kehidupan yang menuntun manusia pada hakikatnya,” ujarnya. Beliau juga menekankan pentingnya merawat keberagaman di Sulteng lewat Ukhuwah Islamiyah, Watoniyah, dan Insaniyah.
Gubernur Sulawesi Tengah melalui sambutan tertulis yang dibacakan malam pembukaan mengapresiasi Kabupaten Sigi sebagai tuan rumah. Gubernur menyoroti tugas umat Islam untuk “membumikan” Al-Qur’an, bukan hanya saat musabaqah. “Al-Qur’an adalah Hudan lin Nas, petunjuk bagi manusia. Kita perlu baca, mengerti, dan amalkan,” tegas Gubernur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejalan visi itu, Gubernur mengajak masyarakat menyukseskan program “Berani Berkah: Sulteng Berjamaah dan Sulteng Mengaji”. Program ini mendorong umat Islam minimal membaca Al-Qur’an setiap pagi dan malam sesuai kemampuan, agar kitab suci jadi pegangan hidup sehari-hari. Gubernur mendoakan MTQ melahirkan generasi yang indah suara dan akhlaknya.
Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo hadir langsung memberi semangat untuk kafilah Buol. “Pemerintah Kabupaten Buol hadir penuh di MTQ ke-31 ini. Kami beri dukungan maksimal untuk kafilah Bumi Pogogul. Semoga tampil percaya diri, jaga sportivitas, dan pulang bawa prestasi. Yang penting, syiar Al-Qur’an di Sulteng makin kuat,” ujarnya pada media ini sabtu 6/6/6(2026
Pembukaan ditandai pemukulan gong dan penyerahan bendera pataka dari Kakanwil Kemenag Sulteng kepada Gubernur. Dilanjut pengibaran bendera pataka serta defile megah kafilah 13 kabupaten/kota. Lantunan salawat, gemuruh bedug, dan tarian kolosal bernuansa islami dipadu budaya lokal Sigi memukau ribuan penonton di area Monumen.
MTQ ke-31 Sulteng berlangsung sepekan ke depan. Para qari dan qariah terbaik akan berkompetisi memperebutkan tiket ke MTQ Nasional sekaligus membawa misi pembumian nilai Al-Qur’an. Ajang ini diharapkan jadi wasilah keberkahan dan peningkatan kesejahteraan untuk kabupaten, kota, dan provinsi.(*)










