SIGIN!NEWSLINE.ID– MTQ ke-31 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah resmi ditutup di Kabupaten Sigi Sabtu malam 13/6/2026. Kafilah Kabupaten Buol finish di peringkat ke-10 dari 13 kabupaten/kota. Masuk 10 besar memang patut disyukuri, tapi pertanyaannya cukupkah itu untuk ukuran syiar Al-Qur’an di Tanah Pogogul
Persaingan tahun ini sangat sengit. Semua kabupaten/kota mengirim qari, qariah, hafiz dan hafizah terbaiknya. Kafilah Buol tampil maksimal dan disiplin hasilnya bisa menembus 10 besar. Namun jika melihat peta kekuatan Sulteng jarak antara Buol dengan daerah papan atas masih cukup jauh.
Pencapaian ini jelas hasil kerja keras peserta, pelatih, dan ofisial. Persiapan matang sebelum bertanding terbukti membawa Buol ke papan tengah. Tapi 10 besar juga harus jadi cermin: pembinaan keagamaan, khususnya seni baca dan hafal Qur’an, masih perlu digas lagi agar tidak stagnan di tengah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemda Buol sudah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kafilah yang menjaga nama baik daerah. Keberhasilan ini bukan sekadar angka. Tapi apresiasi harus dibarengi evaluasi. Target ke depan tentu bukan hanya bertahan di 10 besar, melainkan menembus 5 besar atau lebih.
Penutupan MTQ ke-31 berlangsung khidmat di arena Tamam Likuifakai. Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae mewakili Gubernur Sulteng menutup acara. Dalam sambutanl Gubernur menegaskan MTQ bukan soal juara melainkan momentum syiar Al-Qur’an dan ukhuwah Islamiyah.
Karenanya PR Buol jelas. Peringkat 10 boleh dirayakan tapi tidak boleh membuat puas. Ini saatnya Pemda, pelatih, dan masyarakat duduk bareng merumuskan strategi. Agar MTQ berikutnya Buol tidak lagi ditanya “cukupkah 10 besar”, melainkan diundang naik podium dan Terima piala bergilir . (**)










