Sri Mulyani, Guru, dan Isu “Beban Negara”: Hoaks yang Bikin Heboh

Selasa, 19 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id — Media sosial belakangan dihebohkan dengan beredarnya video yang menampilkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati seolah mengatakan bahwa guru adalah beban negara. Potongan video ini cepat menyebar, memicu kemarahan publik, dan menuai banyak komentar pedas.

Tak sedikit warganet yang menilai pernyataan itu merendahkan profesi guru. Bahkan, PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) ikut angkat suara, menegaskan bahwa guru adalah pilar pendidikan, bukan beban yang harus ditanggung negara.

Namun, faktanya berbeda. Kementerian Keuangan membantah tegas bahwa Sri Mulyani pernah menyebut guru sebagai beban. Video yang beredar itu ternyata adalah hasil manipulasi digital (deepfake), memotong pidatonya di ITB pada awal Agustus 2025 dan mengubah isi pernyataan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sri Mulyani sendiri lewat akun media sosial resminya menegaskan: “Saya tidak pernah mengatakan guru adalah beban negara.” Ia menyesalkan penyebaran hoaks yang tidak hanya menyerang dirinya, tapi juga berpotensi merusak martabat guru di mata publik.

Fenomena ini menunjukkan bahaya disinformasi digital. Dengan teknologi deepfake, siapa pun bisa membuat video seolah tokoh publik berkata sesuatu yang sebenarnya tidak pernah mereka ucapkan. Jika masyarakat tidak kritis, reputasi dan kepercayaan publik bisa mudah dimanipulasi.

Di sisi lain, kontroversi ini juga menyadarkan betapa sensitifnya isu guru dan pendidikan di Indonesia. Guru sering dianggap sebagai tulang punggung pembangunan SDM, sehingga segala narasi yang merendahkan peran mereka akan langsung memicu reaksi keras dari masyarakat.

Isu “guru adalah beban” dari Sri Mulyani adalah hoaks yang dibuat dengan teknologi deepfake. Alih-alih menjadi beban, guru justru merupakan investasi terbesar bangsa untuk masa depan Indonesia yang lebih cerdas dan berdaya saing. (****)

Berita Terkait

Buol Pecah : Djoni Hatimura Harumkan Nama Daerah Taklukkan Para Master dan Raih Gelar MN di Banten
Selangkah Lagi Gelar Master : Pecatur Buol Jhoni Hatimura Tak Terkalahkan di 6 Babak Kejurnas Catur Di Kota Serang
Luar Biasa Tanpa Gelar Master : Jhoni Hatimura Asal Buol Bikin Repot Para Master di Kejurnas Catur Nasional
NGERI : Kantor DPRD Buol Nyaris Dilalap Si Jago Merah Karhutla Kian Tak Terkendali
Harga Eceran Pertalite di Buol Tembus Rp30 Ribu, Warga: Kami Dicekik Pengecer
90 Hektare Ludes di Binuang, 34 Titik Api Kepung Buol – Petugas Padamkan Pakai Alat Seadanya
Tangis Petani Buol :  Lahan Kering Tanaman Mati dan Ancaman Gagal Panen
Ketua Percasi Sulteng Didesak Mundur Usai Batalkan Kejurprov : Kota Palu
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:15

Buol Pecah : Djoni Hatimura Harumkan Nama Daerah Taklukkan Para Master dan Raih Gelar MN di Banten

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:56

Selangkah Lagi Gelar Master : Pecatur Buol Jhoni Hatimura Tak Terkalahkan di 6 Babak Kejurnas Catur Di Kota Serang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:56

Luar Biasa Tanpa Gelar Master : Jhoni Hatimura Asal Buol Bikin Repot Para Master di Kejurnas Catur Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 22:53

NGERI : Kantor DPRD Buol Nyaris Dilalap Si Jago Merah Karhutla Kian Tak Terkendali

Kamis, 17 September 2026 - 09:46

Harga Eceran Pertalite di Buol Tembus Rp30 Ribu, Warga: Kami Dicekik Pengecer

Berita Terbaru