Rawan Gempa : Bangunan Lapas Kelas II B Leok Bakal Direlokasi Pemkab Buol

Senin, 17 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOl Newsline. BIAU- Bangunan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Leok di Kecamatan Biau, Kabupaten Buol Sulawesi Tengah dinyatakan rawan dan akan direlokasi. Kondisi bangunan saat ini berpotensi ambruk jika terjadi gempa bumi dengan kekuatan lebih besar.

Di dalam Lapas tersebut saat ini dihuni 146 orang narapidana dan anak pidana, serta sejumlah pegawai. Dengan jumlah penghuni yang cukup banyak, faktor keamanan menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Berdasarkan penyelidikan Tim BMKG beberapa waktu yang lalu , di bawah bangunan Lapas Leok diduga terdapat aliran air dan goa. Kondisi struktur tanah seperti ini dinilai sangat berbahaya untuk bangunan dalam jangka panjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan tersebut menjadi dasar kuat Pemkab Buol untuk segera melakukan langkah antisipasi agar kejadian yang tidak diinginkan tidak terjadi.

Rencana relokasi ini disampaikan langsung Bupati Buol Risharyudi Triwibowo saat menghadiri kegiatan pemberian remisi di Lapas Leok, Senin 17 Agustus 2026.

Dalam sambutannya Bupati menegaskan Pemkab Buol akan segera menyiapkan lokasi baru untuk pembangunan Lapas. Lokasi baru itu nantinya akan digunakan untuk memindahkan seluruh tahanan dan pegawai.

“Di bawah bangunan ini ada air sehingga kita harus segera melakukan langkah untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan terjadi,” ungkap Bupati Risharyudi.

Bupati juga meminta seluruh pihak terkait segera berkoordinasi agar proses pemindahan dapat berjalan cepat dan sesuai prosedur.

Dengan adanya rencana relokasi ini, diharapkan keamanan 146 warga binaan dan para pegawai Lapas Leok dapat lebih terjamin.

Pemkab Buol nantinya akan berkoordinasi instansi terkait untuk menentukan titik lokasi baru yang memenuhi standar, aman dari bencana, dan tetap mudah dijangkau.(*)

Berita Terkait

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol
Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus
Pemkab Buol Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026
Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan
PMR Wira MAN Buol Gelar Diklatsar, Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan
Hari Kedua Supervisi KUA, Kemenag Buol Tekankan Profesionalisme dan Ketakwaan di Paleleh
Kemenag Buol Tutup Supervisi 3 KUA, Taufik Aziz: Layanan Harus Inklusif dan Tidak Diskriminatif
Unggahan “Orang Hilang” Seret Nama Bupati Buol, Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:38

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol

Rabu, 16 September 2026 - 22:07

Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus

Senin, 14 September 2026 - 20:20

Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan

Minggu, 13 September 2026 - 19:09

PMR Wira MAN Buol Gelar Diklatsar, Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan

Jumat, 11 September 2026 - 15:47

Hari Kedua Supervisi KUA, Kemenag Buol Tekankan Profesionalisme dan Ketakwaan di Paleleh

Berita Terbaru