Program Sekolah Rakyat Yang Di Gagas Kemensos Akan Di Bangun Di Buol,

Selasa, 22 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA! NEWSLINE. ID- Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, MM, memimpin langsung kehadiran Tim Kerja Daerah dalam kegiatan pembahasan usulan program Sekolah Rakyat dan penandatanganan Berita Acara Klarifikasi, yang digelar di Gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, pada Senin (21/4).

Turut hadir mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Kepala Bappeda-Litbang, Kepala BPKAD, serta Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Buol.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Desk to Desk yang difasilitasi oleh Kementerian Sosial RI berdasarkan Surat Nomor 1204/1/PR.01.04/4/2025 mengenai klarifikasi teknis usulan Sekolah Rakyat. Forum tersebut untuk verifikasi dan finalisasi dokumen usulan, termasuk lokasi lahan, status kepemilikan, serta jumlah rombongan belajar dan jenjang pendidikan yang diajukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Utusan Khusus Bupati untuk Sekolah Rakyat, Dhimansyur Lewa, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam rangka menyelaraskan perencanaan pemerintah daerah dengan ketentuan pusat, guna mempercepat realisasi penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Buol menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 7 hektare, dari total 12 hektare lahan milik Pemda yang siap digunakan untuk mendukung program ini.

“Jika pemerintah pusat meminta seluruh lahan milik Pemda seluas 12 hektare tersebut, kami siap menyerahkan demi keberhasilan program Sekolah Rakyat yang merupakan amanah Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto,” tegas Bupati Risharyudi Triwibowo.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa Kabupaten Buol sangat antusias terhadap program ini. Dengan ketersediaan lahan yang luas, Buol siap menjadi daerah percontohan dan mitra strategis dalam pelaksanaan Sekolah Rakyat.

“Banyak daerah lain seperti Kabupaten Kebumen yang hanya memiliki 1,2 hektare lahan tetap semangat mendukung program ini. Buol yang memiliki potensi lebih besar tentu harus lebih siap dan berkontribusi maksimal,” tambahnya.

Bupati juga menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat akan menjadi wujud nyata keadilan sosial, dengan menjamin akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sekolah rakyat merupakan upaya pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan.

“Pendidikan adalah hak dasar yang wajib diberikan negara kepada seluruh rakyat tanpa membeda-bedakan. Sekolah Rakyat adalah bentuk keberpihakan kepada masyarakat marginal,” ucap Bupati Bowo.(*) /diskom)

Berita Terkait

Zainudin J Hamir : Jalan Santai Harlah Ke 28 PKB Panita Transparan, Tidak Ada Pemenang Diatur
Validasi Data Jadi Kunci, Sensus Ekonomi 2026 Siap Petakan Usaha di Buol
Lulusan SMKN 1 Bokat Diburu Perusahaan, Sekolah Optimis Dongkrak Tenaga Kerja
Program Gizi Gratis Berubah Jadi Mimpi Buruk: 15 Siswa SD di Bokat Diduga Keracunan Massal
Tonggak Sejarah Baru, Peletakan Batu Pertama Gedung KUA Kecamatan Gadung Digelar di Desa Bolagidun
Hangatkan Silaturahmi Kemenag Buol Gelar Pengajian Rutin dengan Tausiah Keutamaan Sedekah
Pemdes Tang Gandeng PT HIP Gelar Pengobatan Gratis dan Beri Cendramata untuk Lansia
PUPR Buol Prioritaskan Penataan Kota Biau dan Paleleh Wilayah Perbatasan Akan Jadi Ikon Daerah
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:38

Zainudin J Hamir : Jalan Santai Harlah Ke 28 PKB Panita Transparan, Tidak Ada Pemenang Diatur

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:58

Validasi Data Jadi Kunci, Sensus Ekonomi 2026 Siap Petakan Usaha di Buol

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:43

Lulusan SMKN 1 Bokat Diburu Perusahaan, Sekolah Optimis Dongkrak Tenaga Kerja

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:15

Program Gizi Gratis Berubah Jadi Mimpi Buruk: 15 Siswa SD di Bokat Diduga Keracunan Massal

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:25

Hangatkan Silaturahmi Kemenag Buol Gelar Pengajian Rutin dengan Tausiah Keutamaan Sedekah

Berita Terbaru