Operator Alat Berat Tewas Usai Kecelakaan Kerja di PT CPM, Perusahaan Belum Berikan Penjelasan Resmi

Kamis, 17 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), default quality?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), default quality?

Palu!newsline.id– Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Toto Mulyono (53), operator alat berat (dozer) di PT Citra Palu Mineral (CPM), yang meninggal dunia usai mengalami kecelakaan kerja tragis di area tambang perusahaan tersebut.

Insiden nahas terjadi pada Rabu sore, 9 Juli 2025, saat Toto sedang menjalankan aktivitas rutin di area filter pembuangan limbah di wilayah kontrak karya PT CPM. Menurut informasi dari sumber internal perusahaan, korban mengalami benturan keras yang diduga berasal dari alat berat yang dioperasikannya sendiri.

Rekan-rekan kerja korban menemukan Toto dalam kondisi kritis dan segera membawanya ke RSUD Undata, Kota Palu. Di rumah sakit, ia sempat menjalani operasi kepala dan mendapat perawatan intensif di ruang ICU selama dua hari, sebelum dipulangkan untuk perawatan lanjutan di rumahnya di Desa Alindau, Kecamatan Sindue Tobata, Kabupaten Donggala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, nyawa Toto tidak terselamatkan. Ia menghembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 16 Juli 2025, di rumah, dikelilingi istri dan anak-anaknya.

Sebagai bentuk duka dan penghormatan, PT CPM dikabarkan menghentikan sementara aktivitas operasional pertambangan. Namun, hingga berita ini ditayangkan, pihak perusahaan belum memberikan pernyataan resmi.

Upaya konfirmasi media ini kepada Humas PT CPM, Candra, melalui pesan WhatsApp pada dua kesempatan berbeda tidak membuahkan hasil. Pesan terbaca, namun tidak dibalas.

Hingga kini, tidak ada penjelasan resmi terkait penyebab pasti kecelakaan, bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap keluarga korban, maupun evaluasi menyeluruh guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kecelakaan kerja di sektor tambang dan menjadi peringatan serius bagi seluruh pelaku industri ekstraktif untuk memperketat penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).(**)

Berita Terkait

Cegah Korupsi Pertanahan Pemkab Buol Dorong Sertifikasi Aset dan Digitalisasi Layanan
Tiga Pejabat Kemenag Buol Dilantik Kakanwil Sulteng, Junaidin: Madrasah Harus Jadi Pusat Transformasi
Suntikan Motivasi dari Bumi Pogogul, Bupati & Ketua PKK Kunjungi Kafilah MTQ di Palu
Pengukuhan Pengurus PKB Sulawesi Tengah: Komitmen untuk Membangun Daerah
Pemkab Buol Percepat Pembentukan UPTD BLK, Wujudkan Tenaga Kerja Unggul
Diduga Pengaruh Miras Dan Dendam Pribadi Dua Pemuda di Desa Lokodidi Saling Aduh Jotos
Bupati Buol Mengajukan Usulan Konkret Penguatan Kemandirian Fiskal Daerah Melalui Optimalisasi Pengelolaan Sumber Daya Alam.
Polres Buol Amankan Terduga Pengedar Narkoba Jenis Sabu Seberat 3,65 Gram Disalah Satu Agen Mobil
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:54

Cegah Korupsi Pertanahan Pemkab Buol Dorong Sertifikasi Aset dan Digitalisasi Layanan

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:19

Tiga Pejabat Kemenag Buol Dilantik Kakanwil Sulteng, Junaidin: Madrasah Harus Jadi Pusat Transformasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:56

Suntikan Motivasi dari Bumi Pogogul, Bupati & Ketua PKK Kunjungi Kafilah MTQ di Palu

Kamis, 2 April 2026 - 00:50

Pengukuhan Pengurus PKB Sulawesi Tengah: Komitmen untuk Membangun Daerah

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:56

Pemkab Buol Percepat Pembentukan UPTD BLK, Wujudkan Tenaga Kerja Unggul

Berita Terbaru