Palu!newsline.id– Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Toto Mulyono (53), operator alat berat (dozer) di PT Citra Palu Mineral (CPM), yang meninggal dunia usai mengalami kecelakaan kerja tragis di area tambang perusahaan tersebut.
Insiden nahas terjadi pada Rabu sore, 9 Juli 2025, saat Toto sedang menjalankan aktivitas rutin di area filter pembuangan limbah di wilayah kontrak karya PT CPM. Menurut informasi dari sumber internal perusahaan, korban mengalami benturan keras yang diduga berasal dari alat berat yang dioperasikannya sendiri.
Rekan-rekan kerja korban menemukan Toto dalam kondisi kritis dan segera membawanya ke RSUD Undata, Kota Palu. Di rumah sakit, ia sempat menjalani operasi kepala dan mendapat perawatan intensif di ruang ICU selama dua hari, sebelum dipulangkan untuk perawatan lanjutan di rumahnya di Desa Alindau, Kecamatan Sindue Tobata, Kabupaten Donggala.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, nyawa Toto tidak terselamatkan. Ia menghembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 16 Juli 2025, di rumah, dikelilingi istri dan anak-anaknya.
Sebagai bentuk duka dan penghormatan, PT CPM dikabarkan menghentikan sementara aktivitas operasional pertambangan. Namun, hingga berita ini ditayangkan, pihak perusahaan belum memberikan pernyataan resmi.
Upaya konfirmasi media ini kepada Humas PT CPM, Candra, melalui pesan WhatsApp pada dua kesempatan berbeda tidak membuahkan hasil. Pesan terbaca, namun tidak dibalas.
Hingga kini, tidak ada penjelasan resmi terkait penyebab pasti kecelakaan, bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap keluarga korban, maupun evaluasi menyeluruh guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kecelakaan kerja di sektor tambang dan menjadi peringatan serius bagi seluruh pelaku industri ekstraktif untuk memperketat penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).(**)










