Bupati Buol Mengajukan Usulan Konkret Penguatan Kemandirian Fiskal Daerah Melalui Optimalisasi Pengelolaan Sumber Daya Alam.

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palu– Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, menghadiri Kunjungan Kerja Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ke Provinsi Sulawesi Tengah yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Tim Banggar DPR RI, H. Muhidin Said, jajaran anggota Banggar, serta seluruh bupati dan walikota se-Sulawesi Tengah pada Rabu 5/11/2025

Dalam audiensi, Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah menyoroti dampak pemotongan transfer ke daerah akibat kebijakan efisiensi Pemerintah Pusat, termasuk minimnya Dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima provinsi. Kunjungan ini bertujuan menghimpun masukan serta rekomendasi terkait potensi penerimaan dan pengalokasian dana transfer dalam APBN mendatang.

Bupati Buol mengajukan usulan konkret untuk penguatan kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi pengelolaan sumber daya alam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati mengungkapkan bahwa Buol memiliki sejarah panjang potensi emas, bahkan pada masa pemerintahan Belanda melalui agreement dengan Batavia, tercatat sekitar 3.000 ton emas telah diangkut dari wilayah Buol. Namun hingga kini, Buol belum memiliki Izin Pertambangan Rakyat (IPR) dan hanya terdapat IUP perusahaan yang belum dikelola secara maksimal.

Sejak dilantik pada Februari 2025, Pemerintah Daerah telah mengusulkan penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan mendapat persetujuan Gubernur. Bupati berharap Pemerintah Pusat melalui Kementerian ESDM dapat mempercepat penerbitan SK penetapan WPR, sehingga masyarakat dapat mengelola sumber daya alam secara legal dan berkontribusi pada peningkatan PAD.

Ditengah efisiensi anggaran, kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan kemudahan dalam penerbitan SK WPR agar daerah juga bisa bergerak mandiri dan memaksimalkan potensi alam,” ujar Bupati Buol.

Bupati Buol menutup penyampaiannya dengan harapan bahwa hasil kunjungan kerja Banggar DPR RI dapat membawa keberpihakan kebijakan fiskal yang lebih kuat bagi daerah, khususnya di tengah tekanan efisiensi anggaran. (*) /Riswib

Berita Terkait

Wabup Buol Ajak Warga Jadikan Pancasila Pemersatu Bangsa Dan Fondasi Perdamaian Dunia
Plafon Runtuh, Atap Bocor: BPU Dan Kantor Kecamatan Tiloan Butuh Perhatian Pemda
Pemdes Balau Tetap Buka Pelayanan Meski Anggaran Masih Dalam Proses
Jalan Rusak 8 Tahun di Suraya Warga Bertanya: Pemkab Buol dan PT PALMA Tutup Mata
Pemdes Balau Dorong Ketahanan Pangan Lewat Bantuan Ternak Itik dan Benih Padi
Pengurus KONI Buol 2026–2030 Resmi Dilantik Target Masuk 5 Besar Porprov di Morowali Tahun Ini
Polres Buol Gelar Panen Raya Jagung Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Saat Beras Mahal, Buol Pilih Bertaruh pada Hutan Sagu
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 09:59

Wabup Buol Ajak Warga Jadikan Pancasila Pemersatu Bangsa Dan Fondasi Perdamaian Dunia

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:42

Plafon Runtuh, Atap Bocor: BPU Dan Kantor Kecamatan Tiloan Butuh Perhatian Pemda

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:58

Pemdes Balau Tetap Buka Pelayanan Meski Anggaran Masih Dalam Proses

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:16

Jalan Rusak 8 Tahun di Suraya Warga Bertanya: Pemkab Buol dan PT PALMA Tutup Mata

Senin, 18 Mei 2026 - 19:39

Pengurus KONI Buol 2026–2030 Resmi Dilantik Target Masuk 5 Besar Porprov di Morowali Tahun Ini

Berita Terbaru