Krisis Kepemimpinan Lumpuhkan Percasi Sulteng, Mimpi Atlet Ke Kejurnas 2026 Terancam Pupus

Rabu, 5 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOL!NEWSLINE.ID, – Krisis kepemimpinan di tubuh Pengurus Provinsi Percasi Sulteng yang dinakhodai dr. Habibi Tobing dipastikan melumpuhkan pembinaan catur di daerah ini. Akibatnya, atlet catur Sulawesi Tengah terancam gagal tampil di Kejurnas Catur 2026 yang rencananya digelar 2 Oktober 2026 di Provinsi Banten.

Hal tersebut diungkapkan  pemerhati sekaligus  atlet catur Sulteng, Djoni Hatumira. Ia menilai roda organisasi Percasi Sulteng saat ini benar-benar mogok. Kepasifan pengurus membuat semua program kerja terhenti, termasuk persiapan atlet menuju event nasional.

“Optimisme kami pupus karena tidak ada gerakan sama sekali dari pengurus. Dengan kondisi seperti ini, kami yakin Sulteng gagal mengikuti Kejurnas. Waktunya sudah sangat mepet, sementara Kejurda atau seleksi atlet se-Sulteng saja belum dilaksanakan,” tegas Djoni kepada media ini Rabu 5/8/2026

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal Kejurda merupakan syarat teknis wajib agar seorang atlet bisa mewakili provinsi di Kejurnas. Jika tidak ada seleksi, maka Sulteng tidak akan memiliki wakil resmi dan otomatis dicoret dari daftar peserta.

Melihat situasi ini, para atlet catur Sulteng secara resmi memohon kepada Percasi Pusat agar segera mengambil langkah opsional. Langkah yang diminta adalah menggelar Musproplub Percasi Sulteng untuk menyelamatkan organisasi dan masa depan atlet.

Desakan serupa juga disampaikan kepada Gubernur Sulteng selaku Dewan Pembina Cabor. Para atlet meminta Gubernur bersikap tegas terhadap Pengprov Percasi Sulteng, menyusul adanya irrespektasi dari atlet dan mosi tidak percaya dari Pengkab-Pengkab Percasi se-Sulteng.

KONI Sulteng sebagai Dewan Pembina Cabor lainnya juga diminta turun tangan. Menurut Djoni, KONI harus mengambil langkah prioritas untuk menyelesaikan kekisruhan dan mengembalikan kepercayaan atlet kepada pengurus.

Di akhir pernyataannya, Djoni menyentil langsung Ketua Percasi Sulteng. “Semoga Saudara Ketua Habibi Tobing sadar diri, tau diri, dan jaga harga diri. Tunjukkan tanggung jawab moral dengan sikap ksatria untuk mundur. Jangan hukum hak-hak personal kami. Wadah ini sarana kami berprestasi. Kalau masih punya malu, mundur dengan hormat. Kami butuh pemimpin yang lebih baik dan akuntabel,” pungkas Jhoni yang baru saja mewakili Sulteng pada Kejurnas Catur di Sulbar (**)

Berita Terkait

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol
Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus
Pemkab Buol Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026
Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan
PMR Wira MAN Buol Gelar Diklatsar, Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan
Hari Kedua Supervisi KUA, Kemenag Buol Tekankan Profesionalisme dan Ketakwaan di Paleleh
Kemenag Buol Tutup Supervisi 3 KUA, Taufik Aziz: Layanan Harus Inklusif dan Tidak Diskriminatif
Unggahan “Orang Hilang” Seret Nama Bupati Buol, Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:38

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol

Rabu, 16 September 2026 - 22:07

Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus

Senin, 14 September 2026 - 20:20

Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan

Minggu, 13 September 2026 - 19:09

PMR Wira MAN Buol Gelar Diklatsar, Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan

Jumat, 11 September 2026 - 15:47

Hari Kedua Supervisi KUA, Kemenag Buol Tekankan Profesionalisme dan Ketakwaan di Paleleh

Berita Terbaru