BUOL!Newsline.id- Kepala Desa (kades) Balau Maida P Todael Kecamatan Tiloan, bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Iwan dan Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Suka Maju Sarianto S Manap turun langsung ke kadang untuk melakukan pengambilan sampel ubinan hasil tanaman padi. Kegiatan ini dilaksanakan belum lama ini di salah satu kebun milik petani di Desa Balau.

Pengambilan sampel ubinan dilakukan sebagai bagian dari upaya mengukur produktivitas hasil panen padi di wilayah tersebut. Metode ubinan menjadi acuan penting bagi pemerintah desa dan dinas terkait untuk memprediksi hasil panen secara akurat, sekaligus menjadi data dasar dalam perencanaan ketahanan pangan tingkat desa dan kecamatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini melibatkan petani pemilik lahan, PPL, serta pengurus Gapoktan Suka Maju. Proses ubinan dilakukan dengan memilih petak sampel berukuran 2,5m x 2,5m, lalu padi di dalam petak tersebut dipanen, dirontokkan, dan ditimbang. Hasilnya kemudian dikonversi untuk mengetahui perkiraan produksi gabah kering panen per hektare.
Kades Balau mengatakan kegiatan ubinan sangat penting untuk mengetahui realisasi hasil pertanian warga. Menurutnya, data yang valid akan membantu Pemdes Balau dan Gapoktan dalam menyusun program pendampingan, pengajuan bantuan, hingga evaluasi pola tanam. Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara PPL, Gapoktan, dan petani yang aktif mendukung kegiatan ini.
Pemdes Balau berharap hasil ubinan ini dapat menjadi tolok ukur peningkatan produktivitas padi ke depan. Sinergi antara pemerintah desa, penyuluh, dan kelompok tani dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan kedaulatan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Balau.(*)
Editor : Rustam
Sumber Berita: Sekdes Balau










