Harapan Baru Untuk Petani Pemerinta Desa Bokat 4 Bangun Jalan Kantong Produksi

Kamis, 3 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Ahmad Fandy Desa Bokat 4

BUOL! NEWSLINE. ID- Selama bertahun-tahun, petani di Desa Bokat IV, Kecamatan Bokat, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, harus berjuang melawan akses jalan yang memprihatinkan menuju lahan pertanian mereka. Jalan tanah berlubang dan becek saat hujan membuat kendaraan roda empat seperti truk pengangkut hasil panen mustahil melintas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, petani jagung terpaksa mengangkut panen dengan biaya tinggi menggunakan kendaraan roda dua atau bahkan secara manual.

“Sebelum ada jalan ini, biaya angkut jagung ke pasar sangat mahal. Kadang keuntungan habis hanya untuk transportasi,” keluh salah satu petani, Ketut (34).

Dampaknya, putaran ekonomi desa pun terhambat harga jual produk pertanian tidak kompetitif, dan kesejahteraan petani semakin terpuruk.

Proses Pembangunan: Titik Terang untuk Petani

Kini, harapan baru muncul dengan dimulainya pembangunan jalan akses lahan pertanian sepanjang *1 km* yang merupakan *program prioritas tahun anggaran 2025*. Jalan ini dibangun dengan sistem pengairan yang baik untuk mencegah kerusakan di musim hujan. Proyek yang sedang berlangsung ini dipimpin langsung oleh *Bapak Ahmad Fandy Tumboimbela* sebagai penanggungjawab teknis, dengan pengawasan ketat dari *Ibu Helis Herawati*, Kepala Desa Bokat IV.

“Pembangunan jalan ini adalah langkah awal untuk memutus mata rantai ekonomi yang selama ini membelenggu petani. Dengan akses lancar, biaya logistik turun, dan hasil panen bisa langsung sampai ke pasar dengan harga lebih baik,” tegas Ibu Helis saat meninjau lokasi pembangunan.

*Dampak yang Ditunggu: Ekonomi Menggeliat, Petani Sejahtera*
Jika sebelumnya truk pengangkut tidak bisa masuk, ke depan, jalan ini akan memungkinkan distribusi hasil panen jagung dan komoditas lain lebih efisien. Bahkan, potensi pengembangan lahan pertanian baru juga terbuka lebar.

“Kami berharap, dalam 3-6 bulan ke depan, petani sudah bisa merasakan dampaknya. Harga jual akan lebih stabil, dan pendapatan meningkat,” tambah Bapak Ahmad Fandy, sambil memastikan pembangunan tetap sesuai jadwal.

*Masa Depan Cerah di Ujung Jalan*
Pembangunan jalan ini bukan sekadar proyek fisik, tapi *investasi untuk kesejahteraan kolektif*. Desa Bokat IV perlahan menatap masa depan di mana pertanian menjadi tulang punggung ekonomi yang tangguh—dan semua itu dimulai dari *1 km jalan penghubung yang mengubah segalanya*.

*Laporan: Tim Media Desa Bokat IV*
*Foto: Dokumentasi Proses Pembangunan Jalan, 3 Juli 2025*

**Catatan Redaksi**:
– Volume jalan: 1 km (lebar 4 meter).
– Sistem pengairan: Drainase tepi jalan dan kemiringan yang memadai.
– Anggaran: Program Prioritas APBD 2025.
– Narasumber:
1. Ibu Helis Herawati (Kepala Desa Bokat IV).
2. Ahmad Fandy Tumboimbela (Penanggungjawab Pembangunan Jalan).

Berita Terkait

Zainudin J Hamir : Jalan Santai Harlah Ke 28 PKB Panita Transparan, Tidak Ada Pemenang Diatur
Validasi Data Jadi Kunci, Sensus Ekonomi 2026 Siap Petakan Usaha di Buol
Lulusan SMKN 1 Bokat Diburu Perusahaan, Sekolah Optimis Dongkrak Tenaga Kerja
Program Gizi Gratis Berubah Jadi Mimpi Buruk: 15 Siswa SD di Bokat Diduga Keracunan Massal
Tonggak Sejarah Baru, Peletakan Batu Pertama Gedung KUA Kecamatan Gadung Digelar di Desa Bolagidun
Hangatkan Silaturahmi Kemenag Buol Gelar Pengajian Rutin dengan Tausiah Keutamaan Sedekah
Pemdes Tang Gandeng PT HIP Gelar Pengobatan Gratis dan Beri Cendramata untuk Lansia
PUPR Buol Prioritaskan Penataan Kota Biau dan Paleleh Wilayah Perbatasan Akan Jadi Ikon Daerah
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:38

Zainudin J Hamir : Jalan Santai Harlah Ke 28 PKB Panita Transparan, Tidak Ada Pemenang Diatur

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:58

Validasi Data Jadi Kunci, Sensus Ekonomi 2026 Siap Petakan Usaha di Buol

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:43

Lulusan SMKN 1 Bokat Diburu Perusahaan, Sekolah Optimis Dongkrak Tenaga Kerja

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:15

Program Gizi Gratis Berubah Jadi Mimpi Buruk: 15 Siswa SD di Bokat Diduga Keracunan Massal

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:25

Hangatkan Silaturahmi Kemenag Buol Gelar Pengajian Rutin dengan Tausiah Keutamaan Sedekah

Berita Terbaru