Dukung Ketahanan Pangan Pemkab Buol Prioitaskan Cetak 1000 Hektar Sawah Baru

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buol!Newsline.Id– Pemerintah Kabupaten Buol menggelar Rapat Percepatan Persiapan Kegiatan Cetak Sawah yang merupakan bagian dari Tugas Pembantuan (TP) APBN Tahun Anggaran 2025.

Rapat yang berlangsung di Aula Pobokidan Lantai II Kantor Bupati Buol ini dibuka langsung oleh Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo,Rabu (9/7/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Buol, OPD terkait, para camat, lurah, kepala desa se-Kabupaten Buol, serta stakeholder pertanian lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt. Kadis Pertanian Kabupaten Buol, Moh. Yamin Rahim, SH, MH dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian serta Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, yang telah direspon melalui usulan Bupati Buol ke Kementerian Pertanian RI.

Dijelaskan bahwa target luas tanam nasional tahun 2025 mencapai 5 juta hektar, sementara Kabupaten Buol ditargetkan mencetak sawah baru seluas 5.330 hektar. Hingga Juli 2025, realisasi luas tanam baru mencapai 2.048,54 hektar.

Yamin menyebutkan, beberapa kendala yang dihadapi di lapangan antara lain identifikasi dan kesiapan lahan yang terbatas, Alih fungsi lahan sawah, Kendala distribusi benih dan saprotan dari pusat, Minimnya semangat petani untuk kembali mengelola sawah.

” Data Dinas Pertanian menunjukkan bahwa produksi beras Kabupaten Buol saat ini berada pada angka 5.697 ton, sementara kebutuhan konsumsi mencapai 13.359 ton per tahun, sehingga terjadi defisit beras sebesar kurang lebih 1.000 ton,” jelasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut kata Yamin, pemerintah merencanakan program cetak sawah baru tahap awal seluas 1.000 hektar, yang terbagi dalam dua tahap masing-masing 500 hektar. Lokasi tersebar di 6 kecamatan dengan rincian sebagai berikut :

Tiloan: 60 hektar, Momunu: 385 hektar, Lakea: 122 hektar, Bokat: 22 hektar, Bunobogu: 338 hektar, dan Paleleh: 73 hektar

” Total anggaran yang dialokasikan melalui APBN-TP untuk dua tahap cetak sawah mencapai Rp35.830.500.000, mencakup dukungan administrasi, penyusunan dokumen lingkungan, konsultasi pendamping, dan kegiatan konstruksi.” ujar Yamin.

Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, dalam sambutannya menegaskan bahwa program cetak sawah merupakan bagian dari strategi besar untuk memperluas lahan pertanian, memperkuat ketahanan pangan lokal, dan mendukung program nasional seperti makan bergizi gratis bagi anak sekolah dan kelompok rentan.

Ia, juga mengingatkan agar program ini tidak hanya berhenti pada tataran diskusi, tetapi diikuti dengan perencanaan teknis yang matang, koordinasi lintas sektor, dan pelaksanaan yang efektif serta terukur.

Bupati menekankan pentingnya evaluasi terhadap pelaksanaan program serupa di tahun-tahun sebelumnya, termasuk data luasan sawah yang telah dicetak, yang terlantar, maupun yang berpotensi dikembangkan.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa Kabupaten Buol telah mendapatkan alokasi cetak sawah seluas 1.000 hektar dan sedang dalam proses penjajakan tambahan hingga 3.000 hektar dari Pemerintah Provinsi. Namun, kesiapan administrasi dan sosial harus menjadi perhatian utama sebelum melanjutkan perluasan program. (*)/kom

Berita Terkait

Zainudin J Hamir : Jalan Santai Harlah Ke 28 PKB Panita Transparan, Tidak Ada Pemenang Diatur
Validasi Data Jadi Kunci, Sensus Ekonomi 2026 Siap Petakan Usaha di Buol
Lulusan SMKN 1 Bokat Diburu Perusahaan, Sekolah Optimis Dongkrak Tenaga Kerja
Program Gizi Gratis Berubah Jadi Mimpi Buruk: 15 Siswa SD di Bokat Diduga Keracunan Massal
Tonggak Sejarah Baru, Peletakan Batu Pertama Gedung KUA Kecamatan Gadung Digelar di Desa Bolagidun
Hangatkan Silaturahmi Kemenag Buol Gelar Pengajian Rutin dengan Tausiah Keutamaan Sedekah
Pemdes Tang Gandeng PT HIP Gelar Pengobatan Gratis dan Beri Cendramata untuk Lansia
PUPR Buol Prioritaskan Penataan Kota Biau dan Paleleh Wilayah Perbatasan Akan Jadi Ikon Daerah
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:38

Zainudin J Hamir : Jalan Santai Harlah Ke 28 PKB Panita Transparan, Tidak Ada Pemenang Diatur

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:58

Validasi Data Jadi Kunci, Sensus Ekonomi 2026 Siap Petakan Usaha di Buol

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:43

Lulusan SMKN 1 Bokat Diburu Perusahaan, Sekolah Optimis Dongkrak Tenaga Kerja

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:15

Program Gizi Gratis Berubah Jadi Mimpi Buruk: 15 Siswa SD di Bokat Diduga Keracunan Massal

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:25

Hangatkan Silaturahmi Kemenag Buol Gelar Pengajian Rutin dengan Tausiah Keutamaan Sedekah

Berita Terbaru