BUOLNEWSLINE.ID-Kemarau panjang akibat El Nino masih menghantam Kabupaten Buol. Di sejumlah desa termasuk Desa Poongan ratusan hektar lahan pertanian mengalami gagal panen. Akibatnya roda perekonomian warga ikut terhenti.
Sekretaris Desa Poongan Kecamatan Bokat Buyung Suleman Besi mengatakan minimnya curah hujan membuat sawah dan jagung warga tidak dapat dipanen.
“Memang benar di wilayah kami banyak petani yang gagal panen. Dampaknya juga ke lapangan kerja. Buruh tani, tukang traktor, sampai penjual pupuk ikut sepi karena tidak ada aktivitas di sawah,” ujar Buyung, Rabu 2/9/2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketiadaan hasil panen membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun di tengah kondisi tersebut, pemerintah menyalurkan bantuan untuk meringankan beban masyarakat.
Tidak hanya di Desa Poongan seluruh desa di Kabupaten Buol juga menerima bantuan pangan berupa beras. Setiap Kepala Keluarga mendapatkan jatah 30 kilogram beras untuk 3 bulan yakni Juni, Juli, dan Agustus 2026.
“Kami bersyukur ada bantuan pangan dari program nasional. 30 kg untuk 3 bulan itu sangat membantu meringankan beban warga di saat gagal panen seperti sekarang. Dan tidak hanya Desa Poongan semua desa juga dapat,” jelas Buyung.
Pihak pemerintah desa berharap bantuan tersebut dapat terus berlanjut hingga musim hujan tiba. Warga juga berharap ke depan ada program padat karya agar masyarakat memiliki alternatif pekerjaan saat musim kemarau.”yang kami salurkan kurang lebih 5.5 ton untuk. Membantu warga yang kurang mampu di desa menghadapi kemarau saat ini. ” Pungkas Buyung(*)
Penulis : Rustam










