Cuaca Panas Menggila, BPBD Buol Ingatkan Bahaya Dehidrasi dan Kebakaran Hutan dan Lahan

Senin, 10 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOL- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol mengeluarkan imbauan kewaspadaan menyusul cuaca panas ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Buol saat ini. Kondisi kemarau El Nino disebut berpotensi berdampak pada kesehatan masyarakat maupun lingkungan.

Imbauan tersebut disampaikan  melalui siaran Persnya pada media ini  Senin 10/8/2026. BPBD mengajak warga untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran akibat meningkatnya suhu udara.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buol, Moh. Kachfi Mardjuni, S. Pi, meminta masyarakat tidak mengabaikan risiko yang dapat muncul selama cuaca panas berlangsung. Menurutnya, perubahan cuaca ekstrem harus disikapi dengan pola hidup yang lebih hati-hati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BPBD menganjurkan warga memperbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi. Aktivitas di luar ruangan juga sebaiknya dikurangi, terutama pada jam 10.00 hingga 15.00 WITA saat matahari sedang terik.

Bagi warga yang harus tetap beraktivitas di luar rumah, BPBD mengingatkan agar menggunakan pakaian ringan dan nyaman. Selain itu gunakan pelindung tambahan seperti topi, payung, atau kacamata untuk menghindari sengatan matahari langsung.

Tidak hanya berdampak pada kesehatan, cuaca panas juga meningkatkan risiko kebakaran baik rumah lahan dan hutan, Karena itu masyarakat diminta tidak membakar sampah sembarangan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu api, termasuk pembakaran lahan.

BPBD Buol juga mewaspadai kemungkinan terjadinya kebakaran lahan dan permukiman, khususnya di wilayah yang kondisinya sudah mulai kering. “Masyarakat diharapkan tetap menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca panas, baik terhadap diri sendiri maupun lingkungan,” tegas Moh. Kachfi.

Di sisi lain, BPBD Buol masih menghadapi keterbatasan sarana operasional. Saat ini mobil tangki air yang tersedia dan beroperasi hanya 1 unit. Moh. Kachfi berharap Pemerintah Daerah Buol dapat mengajukan bantuan ke Gubernur Sulawesi Tengah untuk penambahan armada. “Mobil yang ada sama kami masih perlu penambahan. Kiranya Pak Gubernur dapat merespon ini,” pungkasnya.(**)

Penulis : Rustam

Sumber Berita: BPBD kabupaten Buol

Berita Terkait

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol
Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus
Pemkab Buol Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026
Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan
PMR Wira MAN Buol Gelar Diklatsar, Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan
Hari Kedua Supervisi KUA, Kemenag Buol Tekankan Profesionalisme dan Ketakwaan di Paleleh
Kemenag Buol Tutup Supervisi 3 KUA, Taufik Aziz: Layanan Harus Inklusif dan Tidak Diskriminatif
Unggahan “Orang Hilang” Seret Nama Bupati Buol, Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:38

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol

Rabu, 16 September 2026 - 22:07

Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus

Senin, 14 September 2026 - 20:20

Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan

Minggu, 13 September 2026 - 19:09

PMR Wira MAN Buol Gelar Diklatsar, Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan

Jumat, 11 September 2026 - 15:47

Hari Kedua Supervisi KUA, Kemenag Buol Tekankan Profesionalisme dan Ketakwaan di Paleleh

Berita Terbaru