Bupati Buol Diminta Turun Langsung! Warga Duamayo : Lihat Sendiri Derita Kami di Jalan Rusak

Senin, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BuolNewsline. id — Ruas jalan Bongo-Duamayo di Kabupaten Buol Sulawesi Tengah kembali menjadi sorotan. Kondisinya rusak parah hingga puluhan tahun tak tersentuh aspal. Sementara desa-desa lain sudah menikmati jalan mulus, warga Duamayo masih bergulat dengan kubangan lumpur setiap kali hujan turun.

Pemerintah Kabupaten dan Dinas PUPR Buol dituding menutup mata. Buktinya jelas. Sejak puluhan tahun lalu usulan perbaikan jalan ini tak pernah terealisasi. Padahal ruas tersebut adalah urat nadi utama bagi petani, guru, dan siswa di dua desa perbatasan itu.

Musim hujan jadi mimpi buruk Jalan becek dan berlumpur membuat kendaraan tak bisa lewat. Siswa dan guru terpaksa jalan kaki ke sekolah dengan seragam penuh lumpur. Para petani juga bernasib sama, harus memikul hasil panen dari kebun menuju rumah karena motor tak sanggup menembus jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya dari bawah sudah mentok. Pemerintah Desa Duamayo mengaku sudah berulang kali memperjuangkan. Setiap Musrembang tahunan selalu diusulkan. Setiap kali Reses anggota DPRD Buol utamnaya dari Davil III juga sama, nama jalan Bongo-Duamayo selalu masuk daftar. Tapi hasilnya? Nihil.

“Saya sudah beberapa kali menghadap ke dinas PUPR memohon agar jalan kami di perhatikan tapi hasilnya nol,” ungkap Kades Duamayo, Barto Layuk, kepada media ini, Senin 7/9/2026. Nada kecewa itu bukan tanpa alasan. Warga merasa lelah hanya diberi janji.

Alasan klasik kembali keluar dari dinas. Pihak PUPR selalu berdalih anggaran daerah kurang. Ditambah lagi efisiensi anggaran jadi tameng utama yang disampaikan ke pemdes. Padahal kondisi di lapangan sudah darurat dan butuh penanganan segera.

Kades Barto menjelaskan Kerusakan terparah terjadi mulai dari batas Desa Bokat IV sampai ujung Desa Duamayo. Di titik itu jalan benar-benar hancur. Tak ada batu, tak ada pengerasan. Yang ada hanya tanah liat yang licin saat hujan dan berdebu saat kemarau. Akses ekonomi dan pendidikan lumpuh total di titik itu.terkadang masyarakat dan pemdes kerja bakti perbaiki jlan rusak agar bisa di lalui .

Warga kini menuntut keadilan dan kehadiran pemimpin. Kades bersama masyarakat meminta Bupati Buol, Risharyudin Triwibowo, turun langsung melihat kondisi jalan yang setiap hari dilalui petani, guru, dan siswa. Mereka ingin bupati merasakan sendiri bagaimana rasanya berjalan di atas lumpur demi mengajar dan mencari nafkah.

“Itulah harapan masyarakat dan tenaga pendidik agar bupati bisa melihat langusng desa tersebut, kami butuh jalan dan bukan janji. ” Ujar Barto

Pertanyaannya sederhana: sampai kapan Duamayo harus jadi anak tiri? Jika pembangunan hanya dinikmati desa yang dekat kota, lalu keadilan untuk warga perbatasan di mana? Tanpa jalan layak, Buol hanya akan punya statistik pembangunan bukan pembangunan yang benar-benar dirasakan rakyatnya. “Kami berharap semoga tahun ini segera di realisasikan usulan masyarakat.” Pungkas Kades Barto Layuk(**)

Penulis : Rustam Baculu

Sumber Berita: Pemdes dan masyarakat desa Duamayo

Berita Terkait

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol
Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus
Pemkab Buol Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026
Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan
PMR Wira MAN Buol Gelar Diklatsar, Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan
Hari Kedua Supervisi KUA, Kemenag Buol Tekankan Profesionalisme dan Ketakwaan di Paleleh
Kemenag Buol Tutup Supervisi 3 KUA, Taufik Aziz: Layanan Harus Inklusif dan Tidak Diskriminatif
Unggahan “Orang Hilang” Seret Nama Bupati Buol, Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:38

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol

Rabu, 16 September 2026 - 22:07

Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus

Rabu, 16 September 2026 - 00:11

Pemkab Buol Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026

Senin, 14 September 2026 - 20:20

Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan

Minggu, 13 September 2026 - 19:09

PMR Wira MAN Buol Gelar Diklatsar, Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan

Berita Terbaru