Budaya Gotong Royong dan Kerukunan di Desa Duamayo Bokat Jadi Teladan

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buol,Newsline.id- Budaya gotong royong di Desa Duamayo, Kecamatan Bokat, Kabupaten Buol, masih terus terjaga hingga saat ini. Kebersamaan masyarakat dalam setiap kegiatan menjadi cermin kuatnya nilai kekeluargaan yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Kerukunan antar umat beragama di desa tersebut juga menjadi salah satu kekuatan utama. Warga hidup berdampingan dengan saling menghargai dan menghormati, sehingga suasana damai dan harmonis terus terpelihara dari generasi ke generasi.

Bentuk nyata gotong royong terlihat saat masyarakat bahu membahu mengangkat rumah kayu atau pinda rumah . Selain itu, kegiatan membuka kebun dan kerja bakti desa juga dilakukan secara bersama-sama. Setiap warga saling membantu tanpa membedakan latar belakang, sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Duamayo, Barto Layuk, menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan warganya. Menurutnya, gotong royong bukan hanya meringankan pekerjaan, tetapi juga mempererat hubungan antar warga.

“Kami di Desa Duamayo masih terus mempertahankan budaya tolong menolong. Baik itu angkat rumah, buka kebun, maupun kerja bakti, semua dilakukan bersama. Ini sudah menjadi tradisi yang kami jaga,” kata Barto kepada media ini, Selasa (7/7/2026).

Ia berharap nilai-nilai gotong royong dan kerukunan yang ada di Desa Duamayo dapat terus dilestarikan. Pemerintah desa juga berkomitmen mendukung setiap kegiatan masyarakat yang memperkuat kebersamaan, sebagai modal penting dalam membangun desa yang maju dan harmoni*Judul:*

*Budaya Gotong Royong dan Kerukunan di Desa Duamayo Bokat Jadi Teladan*

 

*Buol, http://Newsline.id* – Budaya gotong royong di Desa Duamayo, Kecamatan Bokat, Kabupaten Buol, masih terus terjaga hingga saat ini. Kebersamaan masyarakat dalam setiap kegiatan menjadi cermin kuatnya nilai kekeluargaan yang telah diwariskan secara turun-temurun.

 

Kerukunan antar umat beragama di desa tersebut juga menjadi salah satu kekuatan utama. Warga hidup berdampingan dengan saling menghargai dan menghormati, sehingga suasana damai dan harmonis terus terpelihara dari generasi ke generasi.

 

Bentuk nyata gotong royong terlihat saat masyarakat bahu membahu mengangkat rumah kayu. Selain itu, kegiatan membuka kebun dan kerja bakti desa juga dilakukan secara bersama-sama. Setiap warga saling membantu tanpa membedakan latar belakang, sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian sosial.

 

Kepala Desa Duamayo, Barto Layuk, menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan warganya. Menurutnya, gotong royong bukan hanya meringankan pekerjaan, tetapi juga mempererat hubungan antar warga.

 

“Kami di Desa Duamayo masih terus mempertahankan budaya tolong menolong. Baik itu angkat rumah, buka kebun, maupun kerja bakti, semua dilakukan bersama. Ini sudah menjadi tradisi yang kami jaga,” kata Barto kepada media ini, Selasa (7/7/2026).

Ia berharap nilai-nilai gotong royong dan kerukunan yang ada di Desa Duamayo dapat terus dilestarikan. Pemerintah desa juga berkomitmen mendukung setiap kegiatan masyarakat yang memperkuat kebersamaan, sebagai modal penting dalam membangun desa yang maju dan harmonis.(**)

Berita Terkait

Bongkar Biang Kerok Antrean BBM di Buol Kadis Perikanan : Banyak Nelayan Bodong Pakai Barcode Kadaluarsa
Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol
Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus
Pemkab Buol Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026
Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan
PMR Wira MAN Buol Gelar Diklatsar, Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan
Hari Kedua Supervisi KUA, Kemenag Buol Tekankan Profesionalisme dan Ketakwaan di Paleleh
Kemenag Buol Tutup Supervisi 3 KUA, Taufik Aziz: Layanan Harus Inklusif dan Tidak Diskriminatif
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:49

Bongkar Biang Kerok Antrean BBM di Buol Kadis Perikanan : Banyak Nelayan Bodong Pakai Barcode Kadaluarsa

Rabu, 16 September 2026 - 22:38

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol

Rabu, 16 September 2026 - 22:07

Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus

Rabu, 16 September 2026 - 00:11

Pemkab Buol Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026

Senin, 14 September 2026 - 20:20

Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan

Berita Terbaru