Beli Mobil Bekas di 2025? Ini 5 Tanda Mobil Pernah Kecelakaan!

Selasa, 1 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

Newsline.id — Pasar mobil bekas di tahun 2025 makin ramai, apalagi dengan banyaknya pilihan dan platform jual-beli online yang memudahkan proses transaksi. Namun, di balik harga miring dan tampilan mulus, ada satu hal yang wajib diwaspadai: apakah mobil tersebut pernah mengalami kecelakaan?

Mobil bekas yang pernah tabrakan besar biasanya mengalami penurunan kualitas, meski telah diperbaiki sedemikian rupa. Untuk menghindari kerugian jangka panjang, kamu harus lebih teliti saat mengecek kondisi mobil. Berikut ini 5 tanda umum yang bisa menunjukkan bahwa sebuah mobil pernah mengalami kecelakaan.

1. Celah Body Panel Tidak Rata

Periksa jarak antar bagian body mobil seperti antara pintu dan fender, kap mesin dan bumper. Jika terlihat tidak simetris atau berbeda di sisi kiri dan kanan, itu bisa jadi pertanda bahwa panel sudah pernah dibuka dan diperbaiki akibat benturan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. Warna Cat Tidak Merata atau Berbeda Tone

Meski tampak mengilap, cat ulang sering kali meninggalkan perbedaan warna atau tekstur. Gunakan cahaya alami atau lampu terang untuk melihat perbedaan kilap atau gradasi warna antar panel. Jika warnanya tidak konsisten, kemungkinan mobil pernah dicat ulang setelah kecelakaan.

3. Las-Lasan Tidak Rapi di Ruang Mesin atau Bagasi

Periksa bagian dalam kap mesin dan bagasi. Mobil yang pernah mengalami benturan keras biasanya akan memiliki bekas las atau sambungan plat logam yang tidak rapi. Ini adalah tanda bahwa bagian rangka pernah diperbaiki atau bahkan diganti sebagian.

4. Baut-Baut Dicat Ulang atau Tergores

Cek baut di kap mesin, fender, dan pintu. Jika terlihat tergores, longgar, atau sudah pernah dicat ulang, besar kemungkinan bahwa bagian tersebut pernah dibuka karena proses perbaikan pasca-kecelakaan.

5. Rangka Sasis Tidak Lurus atau Ada Bekas Perbaikan

Ini adalah indikator paling serius. Bila rangka terlihat bergelombang, berkarat di titik las baru, atau tidak simetris, maka mobil kemungkinan besar pernah mengalami tabrakan berat. Periksa juga dari bawah mobil atau gunakan jasa inspeksi profesional jika perlu

Membeli mobil bekas bisa jadi solusi cerdas dan hemat — asal kamu tahu cara menilai kondisinya secara objektif. Jangan mudah tergiur oleh harga murah atau tampilan mengilap saja. Jika ragu, bawa teknisi terpercaya atau gunakan jasa inspeksi mobil independen agar kamu tidak menyesal di kemudian hari.(***)

Berita Terkait

Buol Pecah : Djoni Hatimura Harumkan Nama Daerah Taklukkan Para Master dan Raih Gelar MN di Banten
Selangkah Lagi Gelar Master : Pecatur Buol Jhoni Hatimura Tak Terkalahkan di 6 Babak Kejurnas Catur Di Kota Serang
Luar Biasa Tanpa Gelar Master : Jhoni Hatimura Asal Buol Bikin Repot Para Master di Kejurnas Catur Nasional
NGERI : Kantor DPRD Buol Nyaris Dilalap Si Jago Merah Karhutla Kian Tak Terkendali
Harga Eceran Pertalite di Buol Tembus Rp30 Ribu, Warga: Kami Dicekik Pengecer
90 Hektare Ludes di Binuang, 34 Titik Api Kepung Buol – Petugas Padamkan Pakai Alat Seadanya
Tangis Petani Buol :  Lahan Kering Tanaman Mati dan Ancaman Gagal Panen
Ketua Percasi Sulteng Didesak Mundur Usai Batalkan Kejurprov : Kota Palu
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:15

Buol Pecah : Djoni Hatimura Harumkan Nama Daerah Taklukkan Para Master dan Raih Gelar MN di Banten

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:56

Selangkah Lagi Gelar Master : Pecatur Buol Jhoni Hatimura Tak Terkalahkan di 6 Babak Kejurnas Catur Di Kota Serang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:56

Luar Biasa Tanpa Gelar Master : Jhoni Hatimura Asal Buol Bikin Repot Para Master di Kejurnas Catur Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 22:53

NGERI : Kantor DPRD Buol Nyaris Dilalap Si Jago Merah Karhutla Kian Tak Terkendali

Kamis, 17 September 2026 - 09:46

Harga Eceran Pertalite di Buol Tembus Rp30 Ribu, Warga: Kami Dicekik Pengecer

Berita Terbaru