AMM Desak Penyelidikan Dugaan Korupsi Pengadaan Sapi Rp37 Miliar Di Buol Sulteng

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta- Desakan agar aparat penegak hukum segera menindaklanjuti dugaan korupsi pengadaan sapi senilai Rp37 miliar di Kabupaten Buol Sulteng semakin menguat.

Koordinator Aliansi Mahasiswa Merdeka (AMM)

Andi Hikman Askar dalam rilisnya pada media ini Pada Jumat 21/11/2025 dari Jakarta meminta agar penegakan hukum dilakukan secara transparan, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan mantan Bupati Buol dalam pengelolaan proyek Pengadaan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataannya, Askar menyebut bahwa sejumlah kejanggalan patut diselidiki lebih jauh. Ia menilai bahwa nilai anggaran yang besar tidak sebanding dengan kondisi lapangan yang ditemukan pada distribusi dan pemanfaatan sapi. Indikasi ketidaksesuaian jumlah ternak serta dugaan ketidak teraturan administrasi disebut sebagai alasan utama mengapa penyelidikan harus segera dibuka.

“Penyelidikan ini penting untuk memastikan tidak ada praktik penyalahgunaan anggaran. Apalagi jika ada nama pejabat daerah yang disebut, maka proses hukum harus berjalan objektif dan tidak tebang pilih,” ujar Askar

mereka menekankan bahwa proyek pengadaan sapi Yang Di Anggarkan Melalui APBD Dari tahun 2018 sampai 2022 tersebut merupakan bagian dari program penguatan ekonomi masyarakat. Karena itu, jika ditemukan adanya penyimpangan, maka dampaknya secara langsung berpengaruh pada keberlangsungan sektor peternakan dan kesejahteraan masyarakat.

Askar juga mengimbau agar aparat penegak hukum memberikan informasi yang terbuka kepada masyarakat mengenai perkembangan penanganan laporan yang telah masuk. Transparansi, menurutnya, diperlukan untuk menjaga kepercayaan publik.

Hingga laporan ini diturunkan, aparat terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai langkah penyelidikan. Namun Aliansi Mahasiswa Merdeka (AMM) memastikan akan terus melakukan pemantauan dan mendorong penanganan kasus ini sampai tuntas Di Kejaksaan Agung RI dan KPK RI.

Kasus ini Sudah Pernah Di Jejaki oleh Polda Sulteng. Akan Tetapi memberikan Hasil Yang Diduga Ada Kongkalikong Antara Pelaku Utama Serta Aparat Pemeriksa.

Maka dari itu. Kami siap Dorong kasus Ini melalui Aksi Unjuk Rasa Sampai Berjilid jilid

.’Dan kami pastikan. Siapa pun yang akan Menghalangi Mandat Rakyat Ini. Maka Dia adalah Bagian Dari Penghianat.” Demikian Askar Koordinator  AMM (**)

REDAKSI

Berita Terkait

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol
Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus
Pemkab Buol Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026
Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan
PMR Wira MAN Buol Gelar Diklatsar, Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan
Hari Kedua Supervisi KUA, Kemenag Buol Tekankan Profesionalisme dan Ketakwaan di Paleleh
Kemenag Buol Tutup Supervisi 3 KUA, Taufik Aziz: Layanan Harus Inklusif dan Tidak Diskriminatif
Unggahan “Orang Hilang” Seret Nama Bupati Buol, Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:38

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol

Rabu, 16 September 2026 - 22:07

Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus

Senin, 14 September 2026 - 20:20

Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan

Minggu, 13 September 2026 - 19:09

PMR Wira MAN Buol Gelar Diklatsar, Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan

Jumat, 11 September 2026 - 15:47

Hari Kedua Supervisi KUA, Kemenag Buol Tekankan Profesionalisme dan Ketakwaan di Paleleh

Berita Terbaru