Jakarta- Desakan agar aparat penegak hukum segera menindaklanjuti dugaan korupsi pengadaan sapi senilai Rp37 miliar di Kabupaten Buol Sulteng semakin menguat.
Koordinator Aliansi Mahasiswa Merdeka (AMM)
Andi Hikman Askar dalam rilisnya pada media ini Pada Jumat 21/11/2025 dari Jakarta meminta agar penegakan hukum dilakukan secara transparan, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan mantan Bupati Buol dalam pengelolaan proyek Pengadaan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pernyataannya, Askar menyebut bahwa sejumlah kejanggalan patut diselidiki lebih jauh. Ia menilai bahwa nilai anggaran yang besar tidak sebanding dengan kondisi lapangan yang ditemukan pada distribusi dan pemanfaatan sapi. Indikasi ketidaksesuaian jumlah ternak serta dugaan ketidak teraturan administrasi disebut sebagai alasan utama mengapa penyelidikan harus segera dibuka.
“Penyelidikan ini penting untuk memastikan tidak ada praktik penyalahgunaan anggaran. Apalagi jika ada nama pejabat daerah yang disebut, maka proses hukum harus berjalan objektif dan tidak tebang pilih,” ujar Askar
mereka menekankan bahwa proyek pengadaan sapi Yang Di Anggarkan Melalui APBD Dari tahun 2018 sampai 2022 tersebut merupakan bagian dari program penguatan ekonomi masyarakat. Karena itu, jika ditemukan adanya penyimpangan, maka dampaknya secara langsung berpengaruh pada keberlangsungan sektor peternakan dan kesejahteraan masyarakat.
Askar juga mengimbau agar aparat penegak hukum memberikan informasi yang terbuka kepada masyarakat mengenai perkembangan penanganan laporan yang telah masuk. Transparansi, menurutnya, diperlukan untuk menjaga kepercayaan publik.
Hingga laporan ini diturunkan, aparat terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai langkah penyelidikan. Namun Aliansi Mahasiswa Merdeka (AMM) memastikan akan terus melakukan pemantauan dan mendorong penanganan kasus ini sampai tuntas Di Kejaksaan Agung RI dan KPK RI.
Kasus ini Sudah Pernah Di Jejaki oleh Polda Sulteng. Akan Tetapi memberikan Hasil Yang Diduga Ada Kongkalikong Antara Pelaku Utama Serta Aparat Pemeriksa.
Maka dari itu. Kami siap Dorong kasus Ini melalui Aksi Unjuk Rasa Sampai Berjilid jilid
.’Dan kami pastikan. Siapa pun yang akan Menghalangi Mandat Rakyat Ini. Maka Dia adalah Bagian Dari Penghianat.” Demikian Askar Koordinator AMM (**)
REDAKSI










