Petani Jagung Desa Poongan Berjuang Sendirian: Bantuan Pemerintah Terlalu Jauh

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOLNEWSLINE.ID- Petani jagung di Desa Poongan, Kecamatan Bokat, Buol, sukses panen dengan hasil yang memuaskan. Pada bulan puasa ini, mereka berhasil memanen kurang lebih 8 ton jagung yang dijual ke pembeli dengan harga Rp 5.100 per kilo.

Mamantu pemilik jagung mengatakan bahwa dari 12 hektar lokasi yang ditanam, baru sebagian yang dipanen. Yang lain kemungkinan akan dipanen setelah lebaran.

Salah satu kendala yang dihadapi petani adalah kurangnya perhatian dinas pertanian dalam mengupayakan bibit, obat, dan pupuk. Warga petani sebagian besar harus mengeluarkan uang sendiri untuk membeli dengan harga yang mahal karena tidak ada subsidi. Selain itu harga jagung yang tidak menentu membuat keresahan bagi petani kadang naik kadang turun drastis sehingga mempengaruhi pendapatan keluarga dan ini merupakan permainan para tengkulak yang mencari keuntungan dari petani

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita berharap Pemda kedepan agar petani diberikan kemudahan untuk mengelola lahan dan menyiapkan bibit, obat, dan pupuk, serta mengontrol harga jagung .” ujar Mamantu kepada media ini Kamis (12/3/2026).

Mamantu berharap agar pemerintah dapat memperhatikan kebutuhan petani dan memberikan bantuan yang diperlukan. Dengan demikian, petani dapat meningkatkan produksi dan pendapatan mereka.

Sementara itu Jahidin  kepala desa(kades)  Poongan kecamatan Bokat  mengatakan warga desa sebagian besar berprofesi sebagai petani dengan komoditi andalan berupa kelapa sawit dan jagung serta tanaman holtikultura ,setiap petani ada yang memiliki luas lahan berbeda- beda mulai dari 2-12 hektar .

Keberhasilan panen jagung ini merupakan hasil kerja keras petani yang tidak kenal lelah. Ia berharap agar keberhasilan ini dapat terus berlanjut di masa depan..desa imin merupakan penyumbang hasil pertanian terbesar

‘.kami berharap pemerinta daerah melalui dinas tehnis dapat memperhatikan keluhan petani di desa agar apa yang diinginkan pemerinta untuk mensejahterakan petani dapat terwujud khususnya di desa Poongan .’ demikian Kades Poongan Jahidin.(*)

Penulis : Rustam

Berita Terkait

Modus Baru Terbongkar di Buol : Rutin Perpanjang Barcode Tapi Tak Pernah Melaut, Nelayan Diduga Jadi Calo BBM
Bongkar Biang Kerok Antrean BBM di Buol Kadis Perikanan : Banyak Nelayan Bodong Pakai Barcode Kadaluarsa
Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol
Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus
Pemkab Buol Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026
Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan
PMR Wira MAN Buol Gelar Diklatsar, Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan
Hari Kedua Supervisi KUA, Kemenag Buol Tekankan Profesionalisme dan Ketakwaan di Paleleh
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:01

Modus Baru Terbongkar di Buol : Rutin Perpanjang Barcode Tapi Tak Pernah Melaut, Nelayan Diduga Jadi Calo BBM

Jumat, 18 September 2026 - 14:49

Bongkar Biang Kerok Antrean BBM di Buol Kadis Perikanan : Banyak Nelayan Bodong Pakai Barcode Kadaluarsa

Rabu, 16 September 2026 - 22:38

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol

Rabu, 16 September 2026 - 00:11

Pemkab Buol Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026

Senin, 14 September 2026 - 20:20

Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan

Berita Terbaru