Buol!Newsline.id- Aksi pencurian dengan kekerasan di Desa Suraya, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol, berakhir tragis. Seorang petani bernama Umar T. Pikona (55) meninggal dunia setelah ditikam pelaku yang diduga hendak mencuri di kios miliknya. Peristiwa itu terjadi pada Selasa dini hari, 7 Juli 2026, sekitar pukul 01.30 WITA.
Putri korban yang masih berusia 15 tahun, Siska, juga menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Ia mengalami luka tusuk di bagian dada kiri saat berusaha keluar kamar untuk melihat keributan. Akibat kejadian ini, satu nyawa melayang dan satu korban lainnya harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Umar awalnya terbangun setelah mendengar suara mencurigakan dari arah kios yang berada di rumahnya. Saat melakukan pengecekan, ia mendapati dua orang laki-laki tak dikenal berada di dalam kios. Korban kemudian berusaha menghadapi kedua orang tersebut hingga terjadi perkelahian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam perkelahian itu, salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dan menyerang korban. Umar mengalami luka tusuk yang cukup parah hingga kehilangan banyak darah. Ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapat pertolongan.
Beberapa menit kemudian, Siska terbangun karena mendengar suara gaduh. Saat keluar dari kamar, ia melihat ayahnya sedang diserang. Keberadaannya diketahui pelaku, lalu salah satu dari mereka menusuk Siska di dada sebelah kiri. Setelah itu, kedua pelaku melarikan diri melalui pintu belakang rumah.
Meski dalam kondisi terluka, Siska masih mampu membuka pintu depan rumah dan berteriak meminta pertolongan warga. Sekitar pukul 03.00 WITA, korban dievakuasi ke RSUD Mokoyurli Buol. Tim medis menyatakan Siska mengalami luka tusuk yang memerlukan tiga jahitan.
Sementara itu, jenazah Umar T. Pikona dibawa ke RSUD Mokoyurli Buol dan tiba sekitar pukul 04.48 WITA. Jenazah langsung ditangani di ruang jenazah untuk proses lebih lanjut. Kehilangan sosok kepala keluarga ini membuat keluarga dan warga sekitar diliputi duka.
Kasat Reskrim Polres Buol, AKP Jordan Randy Zethdan Pellokila S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan. Tim Satreskrim bersama personel Polsek Momunu langsung melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap identitas pelaku.
“Begitu menerima laporan, kami langsung ke lokasi untuk olah TKP dan mengamankan barang bukti. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi kedua pelaku pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar AKP Jordan.
Dari hasil penyelidikan sementara, kedua pelaku diduga telah mempersiapkan aksinya. Mereka menutupi identitas dengan penutup kepala atau sebo dan membawa senjata tajam. Polisi menduga motif awalnya pencurian, namun berubah menjadi kekerasan setelah para pelaku kepergok pemilik kios.
AKP Jordan menegaskan Polres Buol berkomitmen mengusut tuntas kasus ini dan memburu pelaku hingga tertangkap. “Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi informasi yang belum pasti. Jika ada informasi sekecil apa pun terkait identitas atau keberadaan pelaku, segera sampaikan ke kepolisian. Proses penegakan hukum akan dilakukan profesional, transparan, dan pelaku akan kami kejar sampai mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Satreskrim Polres Buol masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap dua terduga pelaku. Situasi keamanan di Desa Suraya dilaporkan tetap kondusif. Aparat kepolisian bersama pemerintah desa terus melakukan pengamanan dan pendekatan kepada keluarga korban untuk menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah tersebut.(**)
Sumber Berita: Humas Polres Buol










