BUOL! NEWSLINE. ID- Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, SH., MH., secara resmi membuka kegiatan Asesmen/Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten(pemkab) Buol sebagai syarat menjadi kepala Dinas(Kadis).
Kegiatan ini berlangsung di Aula Pobokidan Kantor Bupati Buol, Rabu, 11 Juni 2025.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator, para asesor serta tim penilai dari lembaga profesional yang telah ditunjuk, dan seluruh peserta asesmen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa asesmen ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem manajemen kepegawaian berbasis meritokrasi. Beliau menegaskan pentingnya kejujuran, kesungguhan, dan kesiapan aparatur dalam mengikuti proses ini sebagai bagian dari peningkatan kualitas birokrasi.
“Saya berharap Bapak/Ibu sekalian mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Lakukanlah dengan segala kemampuan yang dimiliki, karena lembaga yang kita gunakan saat ini adalah lembaga profesional yang telah dipercaya di berbagai daerah di Indonesia, tidak hanya di Sulawesi Tengah,” ungkap Wakil Bupati.
Wakil Bupati juga menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Buol tengah mendorong terbentuknya birokrasi yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik berkualitas. Uji kompetensi ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi dan implementasi sistem merit sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.
“Asesmen ini bukan untuk mencari siapa yang kuat atau lemah, melainkan untuk mengetahui posisi kita saat ini dan strategi apa yang perlu diambil untuk peningkatan kinerja di masa depan. Proses ini adalah bagian dari pembinaan ASN yang berbasis pada integritas, kompetensi, dan prestasi kerja,” lanjutnya.
Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, serta tim asesor, atas komitmen dan profesionalismenya dalam memastikan proses asesmen berjalan objektif dan terstandar.
“Saya mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijaga dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. Evaluasi adalah bagian penting dari pertumbuhan aparatur yang profesional dan berintegritas.” Demikian Wabup Nasir (**).










