Wabup Buol Buka Musrenbang 2027: Pertanian Jadi Tulang Punggung Entaskan Kemiskinan dan Stunting

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOL! NEWSLINE. ID- Wakil Bupati Buol Moh. Nasir Dj. Daimaroto resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemerintah Daerah Kabupaten Buol Tahun 2027. Kegiatan digelar di Aula Lantai II Kantor Bupati Buol, Senin 20/4/2026. Forum ini dihadiri OPD,Forkompimda camat,l PRD, hingga perwakilan Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya Wabup Nasir menegaskan Musrenbang adalah tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah. “Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan pandangan, menyerap aspirasi, serta merumuskan arah pembangunan yang benar-benar menjawab kebutuhan dan tantangan nyata masyarakat Kabupaten Buol,” ujarnya.

Tema pembangunan Kabupaten Buol 2027 difokuskan pada “mengembangkan sektor pertanian dan sumber daya alam berkelanjutan sebagai tulang punggung percepatan pengentasan kemiskinan dan penurunan stunting”. Menurut Wabup, tema ini jadi respons atas kondisi perekonomian daerah yang masih perlu diperkuat secara bersama-sama agar pertumbuhan lebih optimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wabup juga menekankan pentingnya sinergitas RKPD 2027 dengan kebijakan provinsi dan nasional. RKPD harus selaras dengan “9 Berani” RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah serta Asta Cita RPJMN 2025-2029. “Agar pembangunan di daerah kita seiring dengan kebijakan strategis yang lebih luas, sehingga sumber daya termanfaatkan optimal dan pembangunan lebih terarah serta berdaya saing,” tegasnya. Ia berharap Kepala Bappeda Sulteng memaparkan implementasi program 9 Berani tahun 2025 dan rencana 2026.

Beberapa isu strategis jadi perhatian utama penyusunan RKPD 2027. Pertama, pertumbuhan ekonomi yang belum optimal. Kedua, tingkat kemiskinan yang masih perlu ditekan berkelanjutan. Ketiga, angka stunting yang masih jadi tantangan pembangunan SDM. Masalah ini saling berkaitan dan butuh penanganan terpadu. Isu lain yang disorot yakni peningkatan kualifikasi pendidikan S1 lewat Program RPL untuk yang sudah mengabdi, bukan lulusan SMA yang belum bekerja.

Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) juga jadi prioritas untuk menyiapkan tenaga kerja terampil dan berdaya saing. BLK Buol Hebat diharapkan menjembatani kebutuhan dunia usaha dan industri sekaligus menekan pengangguran. Saat ini 15 warga Buol hasil pelatihan bahasa Jepang siap magang ke Jepang. “Ini bukti Pemda serius buka peluang kerja hingga internasional,” kata Wabup. Ia juga mengingatkan RKPD wajib memenuhi Standar Pelayanan Minimal sesuai Permendagri 59/2021.

Pemkab Buol menyatakan komitmen mendukung program nasional yang terintegrasi ke pembangunan daerah. Di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tekan stunting, Program Sekolah Rakyat untuk akses pendidikan inklusif, serta *Program Koperasi Merah Putih sebagai sarana pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan penguat ekonomi desa*. Wabup meminta semua OPD jadi motor penggerak, susun program berbasis data, dan hindari rutinitas tanpa inovasi.

Terakhir, Wabup mengajak semua elemen bergerak bersama. Pemerintah kecamatan dan desa diminta pastikan usulan lahir dari kebutuhan riil warga. DPRD diharapkan mengawal anggaran agar berpihak ke masyarakat. Dunia usaha diajak investasi dan berkontribusi lewat CSR. “Jika seluruh elemen bergerak bersama, pembangunan tidak hanya selesai di atas kertas, tapi benar-benar dirasakan manfaatnya. Mari bangun Buol agamis sebagai daerah agropolitan yang maju dan berkelanjutan,” tutupnya.(***)

Penulis : Rustam

Sumber Berita: Liputan Musrenbang kantor Bupati

Berita Terkait

Zainudin J Hamir : Jalan Santai Harlah Ke 28 PKB Panita Transparan, Tidak Ada Pemenang Diatur
Validasi Data Jadi Kunci, Sensus Ekonomi 2026 Siap Petakan Usaha di Buol
Lulusan SMKN 1 Bokat Diburu Perusahaan, Sekolah Optimis Dongkrak Tenaga Kerja
Program Gizi Gratis Berubah Jadi Mimpi Buruk: 15 Siswa SD di Bokat Diduga Keracunan Massal
Tonggak Sejarah Baru, Peletakan Batu Pertama Gedung KUA Kecamatan Gadung Digelar di Desa Bolagidun
Hangatkan Silaturahmi Kemenag Buol Gelar Pengajian Rutin dengan Tausiah Keutamaan Sedekah
Pemdes Tang Gandeng PT HIP Gelar Pengobatan Gratis dan Beri Cendramata untuk Lansia
PUPR Buol Prioritaskan Penataan Kota Biau dan Paleleh Wilayah Perbatasan Akan Jadi Ikon Daerah
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:38

Zainudin J Hamir : Jalan Santai Harlah Ke 28 PKB Panita Transparan, Tidak Ada Pemenang Diatur

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:58

Validasi Data Jadi Kunci, Sensus Ekonomi 2026 Siap Petakan Usaha di Buol

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:43

Lulusan SMKN 1 Bokat Diburu Perusahaan, Sekolah Optimis Dongkrak Tenaga Kerja

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:15

Program Gizi Gratis Berubah Jadi Mimpi Buruk: 15 Siswa SD di Bokat Diduga Keracunan Massal

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:25

Hangatkan Silaturahmi Kemenag Buol Gelar Pengajian Rutin dengan Tausiah Keutamaan Sedekah

Berita Terbaru