Tanam Serentak di Buol, Langka Konkret Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOL! NEWSLINE. ID- Kegiatan Gerakan Tanam Serentak seluas 10.000 hektare yang dilaksanakan secara nasional di 16 provinsi, di Buol, kegiatan ini digelar di Desa Suraya, Kecamatan Momunu pada Senin (06/04/2026). Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.27 WITA hingga 12.00 WITA dan terhubung secara virtual melalui Zoom Meeting.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah pusat dan daerah, di antaranya Asisten Pembangunan dan Ekonomi Kabupaten Buol Syarif Pusadan, SE, (tautan tidak tersedia), Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Buol Ahmad Kuntuamas, Penyuluh Pertanian Ahli Utama Kementerian Pertanian Prof. Deddi Nursyamsi, serta sejumlah pejabat dan penyuluh pertanian lainnya. Turut hadir pula perwakilan kelompok tani, Koordinator BPP Kecamatan Momunu, serta perangkat desa setempat.

Dalam sambutannya, Asisten Pembangunan dan Ekonomi Kabupaten Buol, Syarif Pusadan, menyampaikan bahwa kegiatan tanam serentak ini merupakan momentum penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Ia menegaskan bahwa program cetak sawah baru yang dialokasikan sekitar 1.000 hektare di Kabupaten Buol harus dimanfaatkan secara optimal dan dijaga keberlanjutannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prof. Deddi Nursyamsi menekankan pentingnya peran petani dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Ia juga mengungkapkan bahwa tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan akses pengairan, yang memerlukan perhatian serius dari semua pihak. “Dengan pengairan yang baik, petani tidak hanya bisa menanam sekali dalam setahun, tetapi bisa meningkat hingga dua atau tiga kali, sehingga produksi beras akan meningkat signifikan,” jelasnya.

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Buol, Ahmad Kuntuamas, menegaskan komitmen DPRD dalam mengawal program prioritas nasional tersebut agar tepat sasaran. Ia juga mengingatkan para petani untuk terus memanfaatkan lahan secara berkelanjutan. “Lahan yang sudah masuk program jangan sampai dibiarkan kosong. Setelah panen, segera ditanami kembali agar program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat maksimal,” tegasnya.

Kegiatan ini ditutup dengan panen padi menggunakan combine harvester dan foto bersama. Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya petani, semakin kuat dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan daerah maupun nasional.(*)

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Modus Baru Terbongkar di Buol : Rutin Perpanjang Barcode Tapi Tak Pernah Melaut, Nelayan Diduga Jadi Calo BBM
Bongkar Biang Kerok Antrean BBM di Buol Kadis Perikanan : Banyak Nelayan Bodong Pakai Barcode Kadaluarsa
Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol
Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus
Pemkab Buol Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026
Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan
PMR Wira MAN Buol Gelar Diklatsar, Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan
Hari Kedua Supervisi KUA, Kemenag Buol Tekankan Profesionalisme dan Ketakwaan di Paleleh
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:01

Modus Baru Terbongkar di Buol : Rutin Perpanjang Barcode Tapi Tak Pernah Melaut, Nelayan Diduga Jadi Calo BBM

Jumat, 18 September 2026 - 14:49

Bongkar Biang Kerok Antrean BBM di Buol Kadis Perikanan : Banyak Nelayan Bodong Pakai Barcode Kadaluarsa

Rabu, 16 September 2026 - 22:38

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol

Rabu, 16 September 2026 - 00:11

Pemkab Buol Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026

Senin, 14 September 2026 - 20:20

Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan

Berita Terbaru