BUOL! NEWSLINE. ID – Ruas Jalan nasional jalur dua dalam kota Buol yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat melalui BPJN Provinsi Sulawesi Tengah setiap tahun Miliaran uang negara dianggarkan namun hingga saat ini kondisi jala justru kian memprihatinkan.
Selama lima bulan terakhir. Ruas jalan nasional itu penuh lubang.” Baru sebulan selesai pengerjaan Aspal Pecing tambal sulam kembali rusak retak buaya, dan lubang dan rawan membuat pengendara motor terjatuh.
Pantauan Media ini di lokasi pada Kamis (29/05/2025) , terdapat hasil pengerjaan Aspal Pecingtambal sulam yang di kerjakan di tahun 2024 mengalami rusak parah
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lubang berdiameter sekitar 50-30 centimeter, dengan Aspal Pecing terangkat akibat retak buaya di jalan tersebut. Di sepanjang jalan tersebut terdapat 6 Titik aspal rusak terangkat dan retak buaya dengan diameter cukup besar.
Para pengendara tampak berhati-hati saat melintas di jalan tersebut. Warga memperlambat laju kendaraannya saat melewati lubang.
Kemarin saja, ada motor hampir jatuh di lubang itu, banyak kejadian di situ,” kata warga Kabupaten Buol bernama Ruslan (34) saat ditemui di lokasi.
Menurut Ruslan, jalan rusak tersebut belum diperbaiki lima bulan terakhir. Para pengendara mesti ekstra waspada ketika melintas.
“Jalan itu lubang aspal rusak sangat parah itu, tepatnya di jalur dua dalam kota buol tiap tahun jalan itu mengalami kerusakan, belum lama di kerja kembali rusak karena kami sering lewat sini,” paparnya.
Dia berharap jalan tersebut segera ditangani. Lalu lintas harian rata-rata di ruas jalan tersebut tergolong tinggi.
“Jadi saya berharap semoga pemerintah segera memperbaiki jalan itu, yang selalu dilalui para pengendara mobil dan motor,” Ungkap Ruslan.
” Kegiatan Preservasi ruas jalan Buol-Lakuan-Laulalang-Lingadan,BPJN Sulawesi Tengah menggandeng PT Jaya Mitra Perkasa sebagai penyedia jasa yang mengerjakan proyek dengan nilai kontrak Rp15,077.733.000 dan kontrak Adendum 1 sebesar Rp16,172.941.020.
Dalam kegiatan ini, kontraktor pelaksana PT Jaya Mitra Perkasa di tahun 2024 melaksanakan sejumlah kegiatan berupa pemeliharaan rutin jalan dan jembatan di sejumlah titik sepanjang 118,95 Km di ruas jalan nasional Buol-Lakuan-Laulalang-Lingadan
Miris pengerjaan kontraktor pelaksana tersebut dinilai Semberaut dan asal asalan mengerjakan Jalan nasional Preservasi di tahun 2024.
“Kita minta dinas tehnis di provinsi selaku yang berwenang agar meliat dengan baik keadaan tanah sebelum bekerja, agar kualitas pekerjaan bagus dan tidak rusak aspal. ” Ungkap Bambang Warga kelurahan Leok Dia pada Media ini. (tim)










