BUOL! NEWSLINE. ID – Bupati Buol melalui Kepala Dinas (Kadis) Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Fresa Aguspard, membuka pelaksanaan wisuda peserta angkatan IX tahun 2025 yang dilaksanakan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Yayasan Berkah Bina Mandiri (YBBM). Ada 29 orang peserta yang dinyatakan lulus dengan gelar Diploma Satu (D1) untuk satu tahun jenjang pendidikan dan Diploma Dua (D2) untuk dua tahun jenjang pendidikan.
Kegiatan ini dilaksanakan di kampus LPK YBBM, Kelurahan Kali, Kecamatan Biau, pada Sabtu (29/11/2025).
Di hadiri kepala dinas Diskominfo Ikhlasiani T. Tonggil dan orang tua mahasiswa .
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Kadis Disnakertrans memberi apresiasi kepada Lembaga ini yang berperan penting dalam membantu Pemda Buol untuk terus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang siap kerja dengan pengetahuan yang mumpuni.
Saat ini, Dinas Tenaga Kerja telah mengirim beberapa orang permintaan tenaga kerja dari negara Jepang dan negara lain di Asia Tenggara yang sebagian dari lulusan LPK YBBM. Pemda Buol memberi peluang kerja bagi seluruh pencari kerja (pencaker) yang berminat ingin menjadi tenaga kerja baik di dalam negeri maupun di luar negeri, dinas selalu siap memfasilitasi jika ada masyarakat yang ingin kerja keluar negeri.
Pemda Buol berharap agar Lembaga Pelatihan Kerja LPK YBBM dapat terus meningkatkan kualitas dan kuantitas pelatihan kerja untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang siap kerja dan dapat bersaing di pasar kerja global.
Usai kegiatan Ketua Yayasan, Jefri Hamsa Monti, pada media ini mengatakan Lembaga Pelatihan Kerja yang dipimpinnya sejak tahun 2016 ini telah sukses melakukan wisuda sebanyak 2700 orang peserta yang berhasil lulus di lembaga tersebut dan sudah bekerja baik di instansi pemerintah maupun swasta.
Jefri menuturkan, animo masyarakat untuk ikut pelatihan kerja setiap tahun membludak, namun ketersediaan fasilitas yang ada belum mampu menampung permintaan masyarakat. Pemda Buol di. Minta untuk dapat membantu fasiltas yang ada agar LPK ini menjadi kampus ke depan mampu menampung ratusan mahasiswa untuk belajar
“Kami hanya mampu menyiapkan 25 orang setiap tahun karena terkendala fasilitas penunjang yang belum memadai, termasuk tenaga pengajar dengan jurusan operator komputer dan program serta kreator dananagemen staf office. ” Demikian Jefri (tam).










