Plafon Runtuh, Atap Bocor: BPU Dan Kantor Kecamatan Tiloan Butuh Perhatian Pemda

Jumat, 22 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOl! Newsline. Id – Kondisi Gedung BPU dan Kantor Kecamatan Tiloan kini memprihatinkan. Plafon runtuh, atap bocor, dan genangan air saat hujan membuat aktivitas pelayanan publik terganggu. Camat Tiloan, Jufri Lamadang, SE., mendesak Pemerintah Kabupaten Buol segera mengalokasikan anggaran untuk rehabilitasi.

Permintaan itu disampaikan saat dikonfirmasi _newsune_ di ruang kerjanya, Kamis 21/6/2026. Menurut Camat Jufri, bangunan yang sudah berdiri puluhan tahun belum pernah mendapat perbaikan signifikan meski pengusulan anggaran rutin dilakukan setiap tahun.

“Kami sudah beberapa kali mengusulkan perbaikan melalui mekanisme APBD, tapi sampai sekarang belum ada realisasi. Padahal kondisi gedung sudah sangat memprihatinkan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerusakan mulai muncul sejak sepuluh tahun terakhir dan semakin parah seiring bertambahnya usia bangunan. Bagian atap banyak yang bocor, plafon runtuh di beberapa titik, dan air kerap menggenangi ruangan saat musim hujan. Kondisi ini langsung berdampak pada kenyamanan kerja pegawai dan pelayanan warga.

“Ini bukan hanya soal kenyamanan pegawai, tapi menyangkut pelayanan masyarakat. Kantor camat dan gedung BPU adalah pusat pelayanan publik, harusnya bisa difungsikan secara optimal,” tegasnya.

Desakan serupa juga datang dari tokoh masyarakat Kecamatan Tiloan. Mereka meminta Pemkab Buol, khususnya Bupati, memberi perhatian serius karena bangunan dinilai sudah tidak layak pakai.

“Kami minta agar dana APBD bisa segera dialokasikan untuk rehab berat. Banyak bagian atap yang bocor, dinding terkelupas, dan plafon rusak parah,” kata salah satu tokoh masyarakat.

Warga berharap proses perbaikan tidak lagi tertunda. Mengingat peran kantor kecamatan Tiloan sebagai garda terdepan pelayanan administrasi dan pemerintahan di tingkat lokal, rehabilitasi dianggap mendesak agar pelayanan tetap berjalan optimal.(*)

Penulis : Irwansyah

Sumber Berita: Liputan di Kantor BPU dan Camat Tiloan

Berita Terkait

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol
Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus
Pemkab Buol Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026
Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan
PMR Wira MAN Buol Gelar Diklatsar, Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan
Hari Kedua Supervisi KUA, Kemenag Buol Tekankan Profesionalisme dan Ketakwaan di Paleleh
Kemenag Buol Tutup Supervisi 3 KUA, Taufik Aziz: Layanan Harus Inklusif dan Tidak Diskriminatif
Unggahan “Orang Hilang” Seret Nama Bupati Buol, Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:38

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol

Rabu, 16 September 2026 - 22:07

Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus

Senin, 14 September 2026 - 20:20

Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan

Minggu, 13 September 2026 - 19:09

PMR Wira MAN Buol Gelar Diklatsar, Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan

Jumat, 11 September 2026 - 15:47

Hari Kedua Supervisi KUA, Kemenag Buol Tekankan Profesionalisme dan Ketakwaan di Paleleh

Berita Terbaru