Buol! Newsline. Id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol diminta untuk segera mengusulkan pembangunan Pos Bantuan SAR Nasional (Basarnas) di wilayahnya kepada Basarnas yang ada di Pusat . Hal ini mengingat Buol merupakan daerah rawan bencana, seperti banjir, tanah longsor, dan orang hilang di sungai maupun laut yang butuh penanganan cepat.
“Kalau kita lihat keadaan saat ini maka sudah waktunya Buol memilki bangunan Pos Basarnas untuk mempercepat tindkaa jika terjadi bencana. ” Ungkap Mahmud Tokoh Masyarakat pemerhati Bencana pada Madia ini Sabtu (7/2/2026).
Menyikapi permintaan tersebut Moh Kacfhi Marjuni selaku Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buol menyatakan bahwa keberadaan Pos Basarnas sangat penting untuk mempercepat proses evakuasi dan penyelamatan warga yang terkena musibah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selama ini, kita harus menunggu tim Basarnas dari Tolitoli untuk melakukan tindakan pencarian atau penyelamatan. Ini sangat tidak efektif,” ujarnya.
Kacfhi mencontohkan baru dua hari kejadian seorang anak hilang di seret ombak dan arus laut saat mandi di laut, perlengkapan kurang memadai sehingga lambat penanganan.
“Kita butuh penanganan cepat tapi tim Basarnas dari Tolitoli harus menempuh jarak darat sejauh kurang lebih 150 kilometer untuk sampai di Buol. Ini sangat jauh,” katanya.
BPBD Buol sendiri masih kekurangan fasilitas penunjang, seperti perahu cepat, perlengkapan menyelam, dan tenda untuk pos pemantauan.
. “Kita perlu fasilitas yang memadai untuk melakukan tindakan cepat dan efektif,” Ujar Kacfhi.
Pemkab Buol dan DPRD diharapkan dapat segera mengusulkan pembangunan Pos Basarnas di wilayahnya. “Ini sangat penting untuk keselamatan warga Buol,” Demikian Kacfhi.(tam).










