BUOL!NEWSLINE. ID- Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PPPK tenaga kesehatan (Nakes) dari 11 kecamatan di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, menggelar aksi damai di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) dan kantor Bupati Buol pada 17 Maret 2026. Mereka menuntut pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2026 yang belum dibayarkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda).
Aksi demo ini dipimpin oleh koordinator lapangan (korlap) Asnawir Arifin S.Kep, yang menyampaikan orasi di kantor Dinkes sebelum melakukan konvoi menuju kantor Bupati. Asnawir menyatakan bahwa tujuan mereka adalah memastikan THR dibayarkan segera oleh Pemda karena mereka membutuhkan biaya lebaran Idul Fitri yang tinggal 3 hari lagi.
Wakil Bupati Buol Moh Nasir Dj Daimaroto,Sekab Moh Yamin Rahim dan Kepala PPKAD Moh Kasim Ali serta Satar dari Bapeda dan Arianto Panambang yang menerima masa aksi bergantian memaparkan kondisi keuangan Daerah bulan Maret jelang lebaran idul adha tahun ini di hadapan masa aksi , Namun dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih dua jam, tidak membuahkan hasil yang memuaskan. Pihak Pemda mengatakan bahwa keuangan daerah tidak mencukupi untuk membayar THR dan akan dibayarkan setelah lebaran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tujuan kami kemari hanya memastikan tunjangan THR harus dibayar segera oleh Pemda karena kami ingin kebutuhan lebaran,” ungkap Asnawir di hadapan Wakil Bupati dan jajarannya.
Moh Kasim Ali Kepala Dinas PPKAD, menjelaskan bahwa transferan dana pusat tidak menyebutkan untuk pembayaran tunjangan THR, melainkan untuk kebutuhan bulanan. Hal ini membuat para ASN dan PPPK merasa tidak puas dan masih menunggu kepastian pembayaran THR.
Aspirasi para ASN dan PPPK masih akan terus disuarakan hingga tuntutan mereka dipenuhi. Mereka berharap Pemda dapat memahami kebutuhan mereka yang mendesak dan segera membayarkan THR yang menjadi hak mereka.(*)
Penulis : Rustam
Sumber Berita: Liputan Aksi demo Pembayaran Tuntut THR










