Pemasangan Pipa Air Bersih Dikelurahan Buol Bukan Pungli Itu Inisiatif Warga Calon Pelanggan

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buol –Direktur Utama (PDAM)  Motanang Abdul Nasir Konio memberikan  klarifikasi tentang dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi didusun nipa kelurahan Buol, kecamatan biau kabupaten  Buol provinsi Sulawesi Tengah (sulteng) terkait pemasangan pipa air bersih dan meteran  kerumah-rumah warga,

Dari hasil investigasi media ini beberapa waktu lalu di kelurahan Buol, mencuat informasi bahwa biaya pemasangan air bersih kerumah warga di mintakan pihak oknum PDAM Motanang uang pelicin dengan besaran bervariasi mulai dari 200 sampai 750 ribu untuk satu rumah calon pelanggan.

Menanggapi hal tersebut Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Motanang Kabupaten Buol, Abdul  Nasir Konio yang di nilai arogan terhadap wartawan ketika di temui di kantor akhirnya buka suara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada media ini Selasa (28/10/2025) Ia, dengan tegas mengatakan bahwa kejadian pungli ini memang benar perna terjadi di tubuh PDAM, akan tetapi jauh sebelum dirinya menjabat sebagai Dirut PDAM hal itu  diketahui setelah  Bupati Buol mempercayakan dirinya untuk memimpin PDAM.

Adapun  dugaan pungli di dusun bumi nipa atau di kenal dengan sebutan rumah 100 kelurahan Buol sejak dilantik  4 bulan ini, Dirut memastikan bahwa masalah tersebut bukanlah pungli dan bukan permintaan dari pegawai PDAM akan teteapi permintaan inisiatif warga sendiri yang mengumpulkan uang untuk membeli keperluan pemasangan Pipa air bersih kerumah warga dan uangnya pun meraka serahkan kepada warga yang di percaya untuk mengurus agar mempercepat pemasangan meteran.

.”saat ini pasokan air bersih ke rumah warga yang ada di dusun itu lancar tidak ada kelurahan warga , dan yang pasti tidak ada pungli di PDAM, itu hanya inisiatif warga dan uangnya juga kami tidak terima dan warga yang di percaya untuk mengurus persoalan pemasangan air sudah kami panggil” Ujar Nasir

Ia, mengatakan PDAM saat ini tengah memperbaiki pelayanan air bersih ke pelanggan, termasuk melakukan penagihan piutang pelanggan yang mencapai puluhan juta rupiah yang belum di bayar  ke PDAM sampai tahun ini.

. ” Yang menunggak itu ada ASN, Pejabat, maupun Anggota DPRD dan kami juga tidak segan memutus jaringan pipa air kepelanggan jika tidak d bayar, sekarang ini PDAM merugikan akibat banyaknya pelanggan menunggak. ” Demikian Abdul Nasir (utam).

Berita Terkait

Zainudin J Hamir : Jalan Santai Harlah Ke 28 PKB Panita Transparan, Tidak Ada Pemenang Diatur
Validasi Data Jadi Kunci, Sensus Ekonomi 2026 Siap Petakan Usaha di Buol
Lulusan SMKN 1 Bokat Diburu Perusahaan, Sekolah Optimis Dongkrak Tenaga Kerja
Program Gizi Gratis Berubah Jadi Mimpi Buruk: 15 Siswa SD di Bokat Diduga Keracunan Massal
Tonggak Sejarah Baru, Peletakan Batu Pertama Gedung KUA Kecamatan Gadung Digelar di Desa Bolagidun
Hangatkan Silaturahmi Kemenag Buol Gelar Pengajian Rutin dengan Tausiah Keutamaan Sedekah
Pemdes Tang Gandeng PT HIP Gelar Pengobatan Gratis dan Beri Cendramata untuk Lansia
PUPR Buol Prioritaskan Penataan Kota Biau dan Paleleh Wilayah Perbatasan Akan Jadi Ikon Daerah
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:38

Zainudin J Hamir : Jalan Santai Harlah Ke 28 PKB Panita Transparan, Tidak Ada Pemenang Diatur

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:58

Validasi Data Jadi Kunci, Sensus Ekonomi 2026 Siap Petakan Usaha di Buol

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:43

Lulusan SMKN 1 Bokat Diburu Perusahaan, Sekolah Optimis Dongkrak Tenaga Kerja

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:15

Program Gizi Gratis Berubah Jadi Mimpi Buruk: 15 Siswa SD di Bokat Diduga Keracunan Massal

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:25

Hangatkan Silaturahmi Kemenag Buol Gelar Pengajian Rutin dengan Tausiah Keutamaan Sedekah

Berita Terbaru