GORONTALO! NEWSLINE.ID- Keluarga pasien rujukan asal Kabupaten Buol mengeluhkan lambannya penanganan medis yang diberikan oleh pihak Rumah Sakit Toto Kabila, Gorontalo. Pasien berinisial Nm, yang dirujuk dari RSUD Mokoyurli Buol sejak Rabu malam (1/4/2026), hingga kini masih menjalani perawatan observasi tanpa tindakan medis lanjutan yang dinilai mendesak.
Sabru selaku sang suami tercinta yang mendampingi istrinya berobat mengatakan pasien telah dirawat selama kurang lebih empat hari di ruang perawatan Bedah Urologi RS Toto Kabila Namun hingga saat ini belum dilakukan tindakan medis yang dianggap krusial, padahal kondisi pasien disebut dalam keadaan kritis dan membutuhkan penanganan intensif.
“Pasien dalam kondisi kritis dan seharusnya segera dilakukan tindakan penyelamatan sesuai dengan hasil diagnosa yang menjadi dasar rujukan ke dokter urologi di RS Toto Kabila,” ungkapnya Pada Media ini minggu 5 maret 2026
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia, juga menjelaskan telah mengonfirmasi langsung kepada dokter urologi yang menangani pasien terkait keterlambatan tindakan tersebut.
Menurut penjelasan dokter, tindakan medis belum dapat dilakukan karena masih menunggu hasil pemeriksaan penunjang.
“Maaf pak, kami tetap akan memberikan penanganan terbaik kepada ibu. Namun harus dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu, seperti USG. Kendalanya, dokter bagian USG baru akan tersedia pada hari Senin,” ujar dr. Rio kepada pihak keluarga.
Pihak rumah sakit berupaya melakukan pemeriksaan alternatif berupa CT Scan. “Karena dokter USG baru tersedia hari Senin, hari ini kami lakukan pemeriksaan CT Scan,” tambahnya. Namun, keluarga pasien masih menunggu kejelasan dan kepastian tindakan medis yang akan dilakukan.
Pihak keluarga berharap agar rumah sakit segera mengambil langkah cepat dan tepat untuk menyelamatkan pasien, mengingat kondisinya yang terus memburuk. Media ini juga membuka ruang hak jawab kepada pihak RS Toto Kabila sebagai bentuk keberimbangan dan transparansi informasi kepada publik. (tim)
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Keluarga Pasien asal BUOL










