Musim Kering Ekstrem di Buol BPBD Peringatkan: Puntung Rokok = Bencana

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOL! Newsline. Id – Musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino membuat Kabupaten Buol Sulawesi Tengah, masuk status siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buol menegaskan kondisi kering ekstrem ini diprediksi masih akan berlangsung hingga Oktober 2026.

Kepala BPBD Buol, Moh Kachfi Marzuni mengatakan peringatan ini merujuk pada Surat Direktorat Jenderal Planologi Kementerian Kehutanan RI Nomor: S.246/PLA/PKH/GKM.04.04/B/03/2026 tanggal 16 Maret 2026. Surat tersebut berisi arahan tegas soal pencegahan, pengendalian, dan penanggulangan Karhutla di seluruh daerah rawan.

Data BMKG menunjukkan musim kemarau mulai masuk sejak April 2026 dengan puncak pada Agustus 2026. Tahun ini kemarau diprediksi lebih panjang dari kondisi normal, sehingga potensi kebakaran hutan, lahan perkebunan, hingga pemukiman warga meningkat tajam. “Satu puntung rokok yang dibuang sembarangan bisa jadi bencana besar,” Ungkap Moh Kachfi pada media ini senin 4/5/2026

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi kondisi itu, BPBD Buol lewat Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan langsung mengeluarkan 6 imbauan penting. Warga dilarang keras membakar sampah atau membuka lahan dekat hutan. Puntung rokok dan korek api bekas juga jangan dibuang sembarangan, terutama di area kering yang mudah terbakar.

BPBD juga melarang aktivitas berisiko seperti membakar ladang dan memanen madu hutan dengan asap. Masyarakat diminta segera melapor ke petugas kehutanan, pemadam kebakaran, atau TRC BPBD Buol jika melihat titik api sekecil apapun. Kepatuhan terhadap arahan petugas di lapangan wajib jadi prioritas.

Kachfi menekankan bahwa karhutla bukan hanya merusak paru-paru bumi, tapi juga memukul ekonomi warga dan mengancam nyawa. Asap tebal bisa mengganggu kesehatan, aktivitas sekolah, hingga penerbangan. Kerugian akibat hutan terbakar nilainya bisa miliaran rupiah dan butuh puluhan tahun untuk pulih.

Karena itu, BPBD Buol mengajak seluruh warga untuk tidak main api selama musim kemarau ini. “Jaga Buol sama-sama. Jangan sampai negeri kita jadi neraka hanya karena lalai buang puntung rokok,”Alam kita jaga alam jaga kita salam tangguh salam kemanusiaan. Pungkas moh Kachfi.(**)

Penulis : Rustam

Sumber Berita: BPBD kabupaten Buol

Berita Terkait

Rumah Lapuk Tukang Kayu di Kulango Disulap TNI Jadi Layak Huni
Dari Ruang Kelas di Ujung Bokat ke Pucuk Disdikbud, Mahmud U Timumun Buktikan Dedikasi Guru Berbuah Kepercayaan
Bupati Buol Lantik 158 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Pengabdian
Turnamen Voli Berani Cup 2026 Resmi Dibuka di Buol, Gubernur Absen Karena Sakit
Tak Pandang Keluarga Pejabat, Bupati Buol Bakal Tindak ASN Tak Disiplin
Polres Buol Tindak Tegas Balap Liar, 26 Sepeda Motor Terjaring Operasi Patuh Tinombala 2026
PERCASI Buol Bangga Djoni Hatimura Raih Gelar Master Nasional di Kejurnas Catur ke-51
Bupati Buol Murka : Risharyudi Triwibowo Ancam Sikat Habis Mafia Illegal Logging Satgas Khusus Segera Dibentuk
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:48

Rumah Lapuk Tukang Kayu di Kulango Disulap TNI Jadi Layak Huni

Rabu, 4 November 2026 - 14:12

Dari Ruang Kelas di Ujung Bokat ke Pucuk Disdikbud, Mahmud U Timumun Buktikan Dedikasi Guru Berbuah Kepercayaan

Senin, 2 November 2026 - 19:00

Bupati Buol Lantik 158 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Pengabdian

Senin, 2 November 2026 - 13:29

Turnamen Voli Berani Cup 2026 Resmi Dibuka di Buol, Gubernur Absen Karena Sakit

Senin, 2 November 2026 - 13:18

Tak Pandang Keluarga Pejabat, Bupati Buol Bakal Tindak ASN Tak Disiplin

Berita Terbaru