Buol,l!Newsline.Id- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan oleh Presiden Subianto di Kabupaten Buol Sulteng masih dihadapkan dengan tantangan. Meskipun sudah setahun berjalan kasus keracunan makanan masih terjadi di beberapa sekolah termasuk di Kecamatan Bunobogu.
Namun, tidak semua sekolah mengalami hal yang sama di SMPN 2 Biau Kecamatan Biau Kabupaten Buol telah menjalankan program MBG dengan aman dan sukses.
Rusli selaku kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 2 Biau mengungkapkan bahwa sekolahnya telah membentuk tim pemeriksa makanan yang berlapis untuk memastikan keamanan makanan sebelum disajikan kepada siswa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah untuk kami di sekolah SMPN 2 Biau selama ini siswa aman mengkonsumsi makanan gratis karena kita libatkan guru sebagai tim pengawasan” Ungkap Rusli Junus Spd pada Media ini Selasa (3/2/2026)
Rusli menjelaskan bahwa tim pemeriksa makanan terdiri dari dua bagian bagian pertama memeriksa makanan sebelum disajikan dan bagian kedua menunggu di ruang kelas untuk mengarahkan siswa mencuci tangan sebelum makan. Selain itu, guru kelas juga memerintahkan siswa untuk membuka makanan dan memeriksa menu makan yang sesuai dengan kebiasaan mereka seperti ada yang tidak di suka menu telur atau daging karena alergi ini akan di laporkan ke pihak Dapur SPPG.
Jumlah siswa 575 orang Rusli mengatakan bahwa pihak sekolah harus hati-hati dalam menerima MBG yang diantar dari Dapur SPPG.
“Sebelum disalurkan ke siswa kita awasi dengan ketat di mana tim penerima makanan mengambil acak dan membuka makanan untuk dicicipi terlebih dahulu,” katanya.
Rusli juga menekankan pentingnya koordinasi antara pihak sekolah dan Dapur SPPG untuk menyampaikan keinginan siswa terhadap menu makanmakan dengan mengacu pada standar gizi.
“Dan selama ini Pihak SPPG selalu bersedia untuk dievaluasi oleh pihak sekolah, terutama menu makan yang disajikan dan menyahuti keinginan siswa dengan tidak mengabaikan standar gizi,” katanya.
Kasus keracunan makanan di Kecamatan Bunobogu menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk melakukan pengawasan ketat dalam pelaksanaan program MBG. Semoga pengalaman SMPN 2 Biau dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam menjalankan program MBG dengan aman dan sukses.
*kita meminta dukungan orang tua wali siswa dan ketua komite untuk terut melakukan pengawasan program ini agar tetap berjalan aman dan sukses di sekolah ” Demikian Kepsek Rusli (tam).










