BUOL! NEWSLINE. ID- Bupati Buol Risharyudi Triwibowo hadiri acara penyerahan remisi dasawarsa dari Presiden Prabowo Subianto pada hari Kemerdekaan RI KE 80, untuk 111 orang narapidana di halaman Lapas Kelas III Leok, pada Minggu (17/8/2025).
Bupati Buol Dalam sambutannya menekankan bahwa lembaga pemasyarakatan adalah tempat pembinaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
“Di tempat ini bukan hukuman, di tempat ini kita dibina, di tempat ini kita diajarkan merenung untuk menjadi lebih baik lagi,” kata Bupati dalam sambutannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Risharyudi berharap para narapidana dapat memanfaatkan waktu di lapas untuk introspeksi diri dan menambah kapasitas pribadi.
Dia mengajak para warga binaan untuk bertafakur dan tidak merendahkan diri sendiri.
Dalam motivasinya, Bupati memberikan contoh tokoh-tokoh besar dunia yang pernah mengalami masa-masa sulit namun bangkit menjadi pemimpin hebat.
“Sama dengan Nabi Ismail AS, sama dengan Nelson Mandela Presiden Afrika Selatan, sama dengan Bung Karno yang merebut kemerdekaan, semuanya pernah dilemparkan ke penjara,” ungkapnya.
Dia menjelaskan bahwa tokoh-tokoh tersebut mampu bertafakur dan keluar sebagai orang-orang hebat.
“Yang satu keluar tetap jadi nabi, yang satu keluar jadi presiden, dan banyak orang-orang hebat yang pada saat itu di tempat pembinaan seperti ini keluar menjadi orang-orang hebat,” lanjutnya.
Bupati menegaskan bahwa lapas adalah tempat pembinaan, bukan tempat untuk merendahkan diri.
“Jangan pernah merendahkan diri sendiri, tempat ini adalah tempat pembinaan. Insya Allah keluar dari sini kita akan menjadi lebih baik,” pungkas Risharyudi.
Kehadiran Bupati dalam acara penyerahan remisi ini menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap pembinaan narapidana di Kabupaten Buol. (*)










