BUOL! NEWSLINE. ID-Kondisi Ruas Jalan yang menghubungkan Desa Negerilama Kecamatan Bokat sampai desa Modo Kecamatan Bukal mulai memprihatinkan , pasalnya hampir seluruh desa yang di lalui masyarakat terdapat titik jalan yang rusak parah akibat kendaraan yang memuat barang atau hasil pertanian melampaui batas kekuatan aspal sehingga mengalami kerusakan yang cukup signifikan apalagi jika hujan turun jalan tidak bisa di kenali mana jalan bagus mana jalan berlubang -lubang.
“.Yang kita ketahui di samping mobil truck milik pribadi ada juga mobil perusahaan PT HIP yang muat CPO setiap hari melewati jalan di desa kami menuju pelabuhan. “. Ungkap Kahar Warga Desa Unone pada Media ini Kamis (11/9/2025).
Ia , menuturkan kondisi jalan rusak ini sudah berlangsung lama belum ada niat baik dari pemerintah kabupaten (pemkab) maupun pihak perusahaan pada desa-desa yang menjadi binaan untuk di lakukan perbaikan jalan, agar warga terutama para petani yang hendak membawah hasil panennya untuk di jual di pasar, aman dalam melakukan perjalanan setiap saat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
. “kami berharap kiranya anggota DPRD selaku perwakilan rakyat bisa berperan, mendesak pemkab maupun perusahaan untuk melakukan langka -langka perbaikan jalan, menyahuti keluhan masyarakat.”ujar Kahar di amini warga lainnya.
Sementara itu Ahmad R Kuntuamas selaku Wakil Ketua Anggota DPRD kabupaten Buol pada Media ini mengatakan, untuk ruas jalan Desa Negeri lama sampai Modo dalam sidang pembahasan anggaran sudah di sampaikan kepada pemkab Buol untuk di lakukan perbaikan namun karena kondisi keuangan daerah yang masih terbatas atau efesiensi, sehingga masih tertunda, namun hal itu tetap akan di lakukan perhatian serius di DPRD untuk mendorong pemkab Buol karena jalan ini sangat memprihatinkan butuh perbaikan apalagi wilayah tersebut merupakan daerah pemilihan (dapil) yang harus menjadi perhatian utama.
Ia, menjelaskan atas desakan masyarakat DPRD sudah menyampaikan kepada Pemkab Buol tentang keberadaan Perushaan perkebunan kelapa sawit PT HIP, bahwah perusahaan ini memiliki kewajiban terhadap desa-desa binaan untuk turut memperbaiki jalan rusak yang setiap hari di lalui kendaraan pengangkut CPO.
Di jelaskannya sebagian besar kerusakan jalan aspal dikarenakan beban muatan kendaraan milik perusahaan cukup besar , yang mengangkut minyak sawit (CPO) dari pabrik menuju pelabuhan di Kumaligon setiap hari melewati desa- desa binaan.
. “ Dalam waktu dekat kami dari anggota DPRD kemungkinan akan berkunjung ke Perusahaan untuk membahas kondisi jalan rusak ini agar menjadi perhatian khusus.” Tandas Ahmad (tam).










