BUOL! NEWSLINE. ID- Kepala Desa (Kades) Suarno Pamentar Selaku Pemerintah Desa (Pemdes) Tang kecamatan Bokat Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) secara resmi menyerahkan 5 jenis bantuan untuk di manfaatkan di Desa.
Bantuan tersebut meliputi
1.Bantuan Modal Awal untuk Pengurus Koperasi Desa Merah Putih sebesar Rp. 10 juta rupiah
2. Bantuan untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sekitar Rp 100 juta lebih,
3.Bantuan kebakaran satu unit rumah warga sebesar Rp 10 juta rupiah.
4.Bantuan BLT kepada warga yang layak menerima
5.Bantuan Seragam Pengurus Karantaruna
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penyerahan Bantuan di laksanakan di aulah Kantor Desa di saksikan Ketua BPD Mahmudin A. Habusi bersama anggota, Pendamping Desa Moh. Yuslianto S. Sos jajaran pengawas dan pengurus Koperasi Desa Merah Putih dan Pengurus BUMDes, serta masyarakat pada kamis (31/7/2025)

Dalam Sambutannya Kades Suarno mengatakan untuk bantuan awal KDMP, dananya di gunakan untuk biaya operasional pengurus dalam menata administrasi baik fasilitas kantor maupun kebutuhan lain yang di butuhkan dalam perekrutan anggota maupun kelengkapan dokumen KoperasiKoperasi dan ini merupakan komitmen pemdes mendukung program pemerintah pusat untuk di laksanakan di Desa. untuk pos bantuan ke BUMDes tahun ini pemerintah Desa telah mengalokasikan anggaran untuk di manfaatkan pengurus dalam mengintervensi usaha ketahanan pangan agar tetap tersedia di desa yang akan berkerja sama dengan Koperasi Desa yang saling menguntungkan.
“.Saya ingatkan kepada saudara untuk berhati-hati dalam mengolah usaha agar terhindar dari masalah. “.tegas Kades Suarno.
Sementara itu Ketua BPD Tang Mahmudin A. Habusi mengatakan Pemerinta Desa Dalam mengambil setiap keputusan apalagi menyangkut keuangan selalu berkoordinasi untuk meminta persetujuan dari lembaga yang ada di Desa. Sehingga kebijakan yang pro terhadap kepentingan masyarakat banyak dapat di laksanakan dengan baik.
“.kita dari lembaga BPD jika keputusan Pemdes menyangkut hajat hidup orang banyak pasti kami setujui. “tandas Mahmudin.
Moh. Yuslianto Selaku Pendamping Desa dalam kesempatan itu menuturkan program bantuan yang di kucurkan Pemerintah Desa ke masyarakat sudah masuk dalam rencana pembahasan anggaran , lembaga BPD sebagai pengawas pembangunan . Penataan administrasi berjalan sehingga semua pelaporan keuangan tertata dengan baik.
*selama saya menjadi pendamping di Desa ini belum ada masyarakat yang melakukan protes atas kebijakan pemerintah desa karena terbuka dan transparansi “Demikian Yuslianto. (Utam).










