Kades Buol Murka : Pemda Diduga Tahan Hak Desa  Ancam Lumpuhkan Pelayanan Publik dan Aksi Demo

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buol!Newsline.id- Gelombang amarah kepala desa se-Kabupaten Buol meledak di ruang lantai 1 Kantor DPRD Buol Sulteng, Selasa 12/5/2026. Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipimpin Wakil Ketua II DPRD Ahmad R Kuntuamas berubah jadi ajang “Debat Panas * antara Pemda Buo dan forum Kades. Di hadapan Sekda Moh Yamin Rahim, Kepala BPKAD Moh Kasim Ali, dan Kadis BPMDES, Forum Kepala Desa (FKD) tanpa tedeng aling-aling menuding Pemda sengaja menahan hak aparat desa.

Lima bulan hak desa ditahan tanpa alasan jelas, Dana Operasional Desa dari pencairan tahap pertama 40 persen yang seharusnya jadi napas pelayanan masyarakat justru “menguap” dengan dalih efisiensi anggaran. Sementara tahap kedua sudah di depan mata Pemda malah baru sanggup tawar Rp 5 juta per desa. Sebuah angka yang dianggap FKD sebagai bentuk pelecehan terhadap marwah 108 desa di Buol.

Ketua FKD Ramli K Sulu meledak di ruang rapat. “Kami datang bukan mengemis ini hak kami! Jangan ajari kami efisiensi kalau Pemda sendiri gagal kelola uang rakyat,” tegas Ramli dengan nada tinggi. Para kades menolak mentah-mentah tawaran Rp5 juta. Mereka ngotot  bayar lunas sisa 40 persen tahap pertama atau siap-siap desa lumpuh total.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alasan Sekda dan Kepala BPKAD dinilai mengada-ada  Moh Yamin Rahim dan Moh Kasim Ali berdalih dana transfer pusat belum masuk ke kas daerah sehingga tidak bisa mengambil. Keputusan dan Pemda sibuk normalisasi APBD. Dalih yang sama diulang-ulang setiap kali ditagih, sementara gaji ASN, guru, P3K, nakes, hingga utang pihak ketiga katanya tetap diprioritaskan. FKD curiga ada permainan “pilih kasih” dalam pencairan anggaran.

RDP panas sejak pagi hingga malam tanpa hasil Tawar-menawar buntu. Pemda tetap pada pendirian tidak sanggup bayar sekarang. FKD pulang dengan tangan kosong dan luka kecewa. Kekecewaan itu langsung dibayar tunai dengan ancaman paling keras  mogok pelayanan desa mulai besok, Rabu 13/5/2026.

Minggu depan, Buol siap diguncang demo besar. Ramli K Sulu memastikan ribuan massa dari 108 desa akan turun ke jalan. “Dengan terpaksa kami aksi damai. Tuntutan tidak dipenuhi, pelayanan kami setop. Biar Pemda rasa bagaimana susahnya rakyat kalau kantor desa tutup,” ancam Ramli. Gelombang protes rakyat desa di depan mata.

Wakil Ketua II DPRD Ahmad Kuntuamas lempar bola panas ke Pemda. Ia menyayangkan RDP gagal dan secara tegas meminta Pemda segera cari solusi. “Jangan tunggu desa lumpuh baru bergerak. Kades sudah ancam setop layanan publik. Ini darurat,” desak Ahmad. DPRD seolah cuci tangan menyerahkan bom waktu ke tangan eksekutif.

Nasib 108 desa kini di ujung tanduk Hak operasional ditahannpelayanan terancam stop, dan demo akbar siap meledak. Jika Pemda Buol masih bermain dengan alasan klasik “dana DAU belum masuk dari pusat ” dan “normalisasi APBD”, maka bersiaplah menghadapi amuk rakyat desa yang merasa dikhianati. Waktu terus berjalan, kesabaran kepala desa sudah habis.(**)

Penulis : Rustam Baculu

Sumber Berita: Liputan RDP kantor DPRD

Berita Terkait

Plafon Runtuh, Atap Bocor: BPU Dan Kantor Kecamatan Tiloan Butuh Perhatian Pemda
Pemdes Balau Tetap Buka Pelayanan Meski Anggaran Masih Dalam Proses
Jalan Rusak 8 Tahun di Suraya Warga Bertanya: Pemkab Buol dan PT PALMA Tutup Mata
Pemdes Balau Dorong Ketahanan Pangan Lewat Bantuan Ternak Itik dan Benih Padi
Pengurus KONI Buol 2026–2030 Resmi Dilantik Target Masuk 5 Besar Porprov di Morowali Tahun Ini
Polres Buol Gelar Panen Raya Jagung Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Saat Beras Mahal, Buol Pilih Bertaruh pada Hutan Sagu
Mantan Kapolsek Paleleh Iptu Ridwan : Jabat Sebagai Kasat Narkoba Polres Buol
Berita ini 415 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:42

Plafon Runtuh, Atap Bocor: BPU Dan Kantor Kecamatan Tiloan Butuh Perhatian Pemda

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:58

Pemdes Balau Tetap Buka Pelayanan Meski Anggaran Masih Dalam Proses

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:16

Jalan Rusak 8 Tahun di Suraya Warga Bertanya: Pemkab Buol dan PT PALMA Tutup Mata

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:54

Pemdes Balau Dorong Ketahanan Pangan Lewat Bantuan Ternak Itik dan Benih Padi

Senin, 18 Mei 2026 - 19:39

Pengurus KONI Buol 2026–2030 Resmi Dilantik Target Masuk 5 Besar Porprov di Morowali Tahun Ini

Berita Terbaru