Jaga Dana Desa, Lindungi Aparatur : Wabup Buol Luncurkan Program “Jaga Desa”Gandeng Kejari dan BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOL! NEWSLINE. ID- Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Buol menggandeng Kejaksaan Negeri Buol resmi meluncurkan Program “Jaga Desa” dalam acara sosialisasi yang digelar Kamis, 23/4/2026. Wakil Bupati Buol Moh. Nasir Dj. Daimaroto membuka langsung kegiatan tersebut sebagai langkah strategis memperkuat tata kelola dana desa yang transparan dan akuntabel di seluruh wilayah Kabupaten Buol.

Dalam sambutannya, Wabup Nasir menegaskan bahwa “Jaga Desa” bukan sekadar instrumen pengawasan. Program ini hadir sebagai bentuk pendampingan hukum dan edukasi bagi kepala desa beserta perangkatnya. Menurutnya, hal ini sangat krusial mengingat besarnya anggaran dana desa yang dikelola setiap tahun sehingga menuntut kehati-hatian tinggi agar tidak terjerat persoalan hukum di kemudian hari.

“Dana desa adalah amanah yang harus dikelola dengan tepat guna dan tepat sasaran. Sinergi antara pemerintah desa dan aparat penegak hukum melalui program ini bertujuan untuk melindungi, bukan untuk menakut-nakuti,” tegas Wabup di hadapan para peserta. Ia meminta seluruh kades memanfaatkan pendampingan dari Kejari agar perencanaan hingga pelaporan dana desa sesuai aturan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain fokus pada penguatan tata kelola, acara tersebut juga dirangkaikan dengan penguatan perlindungan sosial. Wabup menyerahkan secara simbolis manfaat program BPJS Ketenagakerjaan berupa Santunan Jaminan Kematian (JKM) serta Bantuan Beasiswa pendidikan kepada ahli waris dan keluarga penerima manfaat. Penyerahan ini jadi bukti komitmen Pemda memberi rasa aman bagi aparatur desa.

Wabup menyebut kehadiran BPJS Ketenagakerjaan dalam ekosistem pemerintahan desa sangat vital. “Pembangunan desa tidak hanya soal fisik, tetapi juga soal memberikan jaminan perlindungan sosial. Kita ingin memastikan setiap aparatur desa bekerja dengan tenang karena memiliki perlindungan atas risiko kerja,” ujarnya. Dengan jaminan sosial, aparatur bisa lebih fokus melayani masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Buol yang diwakili Kasi Intelijen, Kepala Dinas PMD Kabupaten Buol, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Buol, para camat, serta kepala desa dan jajaran Forum Komunikasi Kepala Desa (FK2D) se-Kabupaten Buol. Sinergi tiga pihak ini diharapkan mampu mencegah penyimpangan dana desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan aparatur.

Lewat Program “Jaga Desa”, Pemkab Buol menargetkan pengelolaan dana desa makin bersih, pembangunan makin tepat sasaran, dan aparatur desa terlindungi. Kolaborasi pengawasan, pendampingan hukum, dan jaminan sosial ini jadi kunci mewujudkan desa yang maju dan berintegritas.. (**)

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Humas Diskominfo Buol

Berita Terkait

Zainudin J Hamir : Jalan Santai Harlah Ke 28 PKB Panita Transparan, Tidak Ada Pemenang Diatur
Validasi Data Jadi Kunci, Sensus Ekonomi 2026 Siap Petakan Usaha di Buol
Lulusan SMKN 1 Bokat Diburu Perusahaan, Sekolah Optimis Dongkrak Tenaga Kerja
Program Gizi Gratis Berubah Jadi Mimpi Buruk: 15 Siswa SD di Bokat Diduga Keracunan Massal
Tonggak Sejarah Baru, Peletakan Batu Pertama Gedung KUA Kecamatan Gadung Digelar di Desa Bolagidun
Hangatkan Silaturahmi Kemenag Buol Gelar Pengajian Rutin dengan Tausiah Keutamaan Sedekah
Pemdes Tang Gandeng PT HIP Gelar Pengobatan Gratis dan Beri Cendramata untuk Lansia
PUPR Buol Prioritaskan Penataan Kota Biau dan Paleleh Wilayah Perbatasan Akan Jadi Ikon Daerah
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:38

Zainudin J Hamir : Jalan Santai Harlah Ke 28 PKB Panita Transparan, Tidak Ada Pemenang Diatur

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:58

Validasi Data Jadi Kunci, Sensus Ekonomi 2026 Siap Petakan Usaha di Buol

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:43

Lulusan SMKN 1 Bokat Diburu Perusahaan, Sekolah Optimis Dongkrak Tenaga Kerja

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:15

Program Gizi Gratis Berubah Jadi Mimpi Buruk: 15 Siswa SD di Bokat Diduga Keracunan Massal

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:25

Hangatkan Silaturahmi Kemenag Buol Gelar Pengajian Rutin dengan Tausiah Keutamaan Sedekah

Berita Terbaru