Hasil Lidik Polisi, Pelepasan Alat Berat Yang Di Polisline Tidak Terbukti Malakukan PETI di Desa Dopalak

Kamis, 3 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), default quality?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), default quality?

BUOL! NEWSLINE. ID- Terkait Pelepasan alat berat (Alber) yang sebelumnya sempat diamankan dan diberi garis polisi (police line) di Desa Dopalak, Kecamatan Paleleh, kini menuai sorotan dari berbagai pihak.

Dimana Sejumlah elemen masyarakat mencurigai adanya permainan antara aparat kepolisian dan pengusaha tambang ilegal terkait dugaan aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah tersebut.

Menanggapi hal tersebut, KBO Reskrim Polres Buol, Ipda Jimmy Ronald Adriles Sandil, SH, memberikan klarifikasi kepada salah satu wartawan . Ia membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan terhadap aktivitas yang dicurigai sebagai tambang ilegal. Namun, berdasarkan hasil penyelidikan dan pengumpulan informasi dari berbagai pihak, dugaan tersebut tidak terbukti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami telah melakukan pemantauan selama beberapa hari, survei langsung ke lokasi, serta menggali informasi dari masyarakat setempat. Hasilnya, tidak ditemukan aktivitas pertambangan ilegal. Yang ada hanyalah kegiatan pembuatan tanggul dan pemasangan bronjong di pinggiran sungai,” ungkap Ipda Jimmy.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberadaan alat berat di sungai Desa Dopalak merupakan tindak lanjut dari hasil musyawarah antara pemerintah desa dan masyarakat setempat. Musyawarah tersebut memutuskan perlunya pembangunan tanggul untuk mencegah banjir yang kerap terjadi saat musim hujan, akibat tidak adanya tanggul penahan di bantaran sungai.

“Anggota kami juga telah melakukan audiensi langsung dengan tokoh masyarakat dan pemerintah desa. Mereka menyampaikan bahwa penggunaan alat berat ini merupakan hasil kesepakatan bersama untuk membangun tanggul sebagai upaya mitigasi banjir,” tegasnya.

Salah seorang warga, yang lahannya terkena dampak pembangunan tanggul, membenarkan bahwa keberadaan alat berat di sungai digunakan untuk keperluan pembangunan, bukan aktivitas ilegal.

“Sepengetahuan saya, alat berat itu dipakai untuk membangun tanggul. Bahkan lokasi saya di sekitar sungai juga terdampak. Ini memang hasil musyawarah kami warga untuk mencegah banjir,” ujarnya.

Hal serupa diungkapkan, warga lainnya yang kerap melintas di sekitar lokasi sungai. Ia menyebutkan bahwa setiap hari melihat dua unit alat berat yang tengah bekerja.

“Ada dua alat berat yang saya lihat, satu menata batu di pinggir sungai dan satu lagi merapikan area kuala sambil menumpuk material. Setahu saya itu untuk proyek tanggul,” katanya.

Diketahui sebelumnya, alat berat tersebut sempat diamankan oleh Polres Buol dan diberi garis polisi karena adanya dugaan digunakan dalam aktivitas tambang ilegal. Namun, setelah dilakukan investigasi mendalam, pihak kepolisian menyimpulkan bahwa tidak ditemukan bukti kuat yang mengarah ke aktivitas PETI, sehingga alat berat tersebut dilepaskan.**

Berita Terkait

Bongkar Biang Kerok Antrean BBM di Buol Kadis Perikanan : Banyak Nelayan Bodong Pakai Barcode Kadaluarsa
Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol
Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus
Pemkab Buol Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026
Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan
PMR Wira MAN Buol Gelar Diklatsar, Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepemimpinan
Hari Kedua Supervisi KUA, Kemenag Buol Tekankan Profesionalisme dan Ketakwaan di Paleleh
Kemenag Buol Tutup Supervisi 3 KUA, Taufik Aziz: Layanan Harus Inklusif dan Tidak Diskriminatif
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:49

Bongkar Biang Kerok Antrean BBM di Buol Kadis Perikanan : Banyak Nelayan Bodong Pakai Barcode Kadaluarsa

Rabu, 16 September 2026 - 22:38

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol

Rabu, 16 September 2026 - 22:07

Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus

Rabu, 16 September 2026 - 00:11

Pemkab Buol Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026

Senin, 14 September 2026 - 20:20

Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan

Berita Terbaru