BUOL! NEWINE. ID- Dinas Sosial Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, telah memberikan bantuan kepada korban musibah kebakaran sepanjang tahun 2024 dan 2025.
Kepada Media ini Selasa (15/12/2025) Marwadi, Kabid Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) melalui Yoswadi Mangge S Sos, mengatakan bahwa pada tahun 2025 sebanyak 15 kasus atau rumah yang terbakar dan ini merupakan yang tertinggi dalam dua tahun terakhir sedangkan pada tahun 2024 sebanyak 2 rumah warga mengalami hal yang sama sudah di atasi sesuai bidang tehnis masing-masing.
Ia, menuturkan Jenis bantuan yang diberikan oleh Dinas berupa beras, mie instan, ikan kaleng, selimut, dan jika dalam rumah tangga ada perempuan yang hamil, maka bantuan tersebut dibuat dalam satu kemasan berisi perlengkapan bayi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin membantu meringankan beban korban kebakaran dengan memberikan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Yoswadi
Pada tahun 2024, terjadi 2 kasus atau rumah yang terbakar yang salah satunya ada anggota keluarga meninggal diberikan bantuan uang tunai sebesar 15 juta dan kebutuhan lain yang diperlukan oleh pihak keluarga korban. Bantuan uang itu berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Dan untuk bantuan fasiltas rumah yang tidak bisa lagi di gunakan keluarga korban Dinsos Kabupaten Buol setiap kejadian selalu menyarankan kepada kepala kelurahan maupun kepala desa untuk membuat proposal ke dinas lain terkait bantuan bangunan perumahan paska kebakaran bagi korban yang rumahnya rata tanah tidak bisa lagi digunakan.
“Kita ingin membantu korban untuk memiliki tempat tinggal yang layak,” kata Yoswadi
Selanjutnya bagi korban yang mengalami depresi atas kerugian yang dialaminya, Dinsos hadir untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada keluarga tersebut agar tidak lagi mengingat kerugian yang dialaminya..
“Langka itu kami lakukan guna membantu korban untuk bangkit kembali dan melanjutkan hidup mereka,” Tandas Yoswadi
Dengan demikian peran Dinsos Buol dimana terus berupaya membantu korban musibah kebakaran serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dan pencegahan kebakaran.
*kedepan kita berharap agar kejadian ini tidak lagi terulang masyarakat di minta untuk waspada terhadap api baik melalui kompor gas maupun listrik. Pungkas Yoswadi Mangge S. Sos (*)
Redaksi










