Diduga Tidak Perna Melaksanakan RAT Pengurus Koperasi Tani Plasma Bukit Pionoto Terancam Dilapor ke Polisi

Jumat, 2 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOL! NEWSLINE. ID – Aliansi Gerakan Tani dan Rakyat (Getar) Kabupaten Buol akan menempuh dua langkah hukum sekaligus, pertama melaporkan Dinas Koperasi, UKM dan Perindag Kabupaten Buol  ke Ombudsman Republik Indonesia dan kedua akan melaporkan pengurus Koperasi Tani Plasma Bukit Pionoto ke Kepolisian atas dugaan Maladministrasi dan pengabaian terhadap pelayanan anggota serta dugaan penyimpangan oleh pengurus koperasi dan kegagalan menjalankan fungsi organisasi karena tidak perna melaksanakan Rapat Anggota Koperasi seperti yang sudah di atur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian (UU 25/1992), khususnya pada Pasal 30, 31, 33, dan pasal-pasal terkait lainnya yang mengatur tugas, wewenang, dan perangkat organisasi koperasi, dengan aturan pelaksana seperti Permenkop UKM No. 19 Tahun 2015 mengatur lebih rinci penyelenggaraannya Rapat Anggota Tahunan (RAT) wajib di laksanakan Pengurus Hal ini di sampaikan Moh. Taufiq A. Intam Koordinator Aliansi Getar, kepada wartawan. Jumat, 02 Januari 2026

Selanjutnya pelaporan ke Ombudsman RI dilakukan karena Dinas Koperasi dinilai mengabaikan kewajibannya dalam memberikan pelayanan publik, pembinaan dan pengawasan koperasi. Anggota menilai dinas tidak menindaklanjuti permohonan resmi pelaksanaan Rapat Anggota Luar Biasa (RALB), meskipun telah disampaikan secara tertulis dan berulang.

Tak hanya itu, rekomendasi DPRD yang meminta Dinas Koperasi menonaktifkan sementara pengurus koperasi juga disebut tidak ditindaklanjuti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut dinilai sebagai bentuk pembiaran dan dugaan maladministrasi pelayanan publik.

“RALB adalah forum tertinggi dalam koperasi dan merupakan hak anggota manakala RAT tidak pernah dilaksanakan. Ketika permohonan resmi dan rekomendasi DPRD diabaikan, kami menilai ada kegagalan serius dalam pelayanan publik oleh Dinas Koperasi,” ujar Moh. Taufiq A. Intam

Sementara itu, Aliansi Getar juga akan melaporkan pengurus koperasi ke pihak kepolisian atas dugaan penyimpangan dalam pengelolaan koperasi serta kegagalan menjalankan fungsi organisasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, dan peraturan perundang-undangan.

Dugaan tersebut antara lain mencakup tidak dilaksanakannya Rapat Anggota Tahunan (RAT), tidak transparannya pengelolaan usaha dan keuangan koperasi, adanya manipulasi data anggota dan lahan serta adanya indikasi penyalahgunaan kewenangan yang berdampak pada kerugian anggota.

“Kami menduga pengurus tidak hanya lalai, tetapi juga telah menyimpang dari prinsip koperasi dan kewajiban hukumnya. Karena itu, kami menempuh jalur pidana agar fakta-fakta ini diuji secara hukum, sayapun meyakini apa yang dialami oleh Koptan Bukit Pionoto juga terjadi pada koperasi lainnya yang bermitra dengan PT. HIP” tambahnya.

Aliansi Getar menilai, sikap pasif Dinas Koperasi telah memperburuk situasi karena tidak menjalankan fungsi pengawasan, sehingga dugaan penyimpangan pengurus berlangsung tanpa koreksi dan penindakan.

Rencana pelaporan ke Ombudsman RI akan disertai dokumen pendukung berupa surat permohonan RALB, bukti penerimaan surat oleh Dinas Koperasi, rekomendasi DPRD, serta kronologi dugaan maladministrasi. Sementara laporan ke kepolisian akan dilengkapi dengan bukti awal berupa dokumen koperasi, laporan keuangan, notulen rapat, dan keterangan anggota. (*)

 

Redaksi

Berita Terkait

Kantongi Dana Rp2 Miliar Bupati Buol Pimpin Rapat Matangkan TC 21 Cabor Jelang Porprov Sulteng di Morowali
Pimpin Sertijab 15 Pejabat Kecamatan dan Kelurahan, Sekda Buol Ingatkan Jangan Cuma Duduk di Kantor
Ikuti Rakor Inflasi Kemendagri, Wabup Buol Siapkan Jurus Jaga Harga dan Kawal Sertifikat Gratis untuk Warga Miskin
Wabup Buol Hadiri Entry Meeting BPK, Siap Kawal Pemeriksaan Dana Pendidikan Hingga Semester I 2026
19 Tokoh Pejuang Buol Bersatu Kawal Perda Penghargaan Pejuang, Sekda: Siapapun Bupatinya Wajib Hargai Pejuang
Rumah Lapuk Tukang Kayu di Kulango Disulap TNI Jadi Layak Huni
Dari Ruang Kelas di Ujung Bokat ke Pucuk Disdikbud, Mahmud U Timumun Buktikan Dedikasi Guru Berbuah Kepercayaan
Bupati Buol Lantik 158 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Jabatan Adalah Pengabdian
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:32

Kantongi Dana Rp2 Miliar Bupati Buol Pimpin Rapat Matangkan TC 21 Cabor Jelang Porprov Sulteng di Morowali

Jumat, 6 November 2026 - 09:04

Pimpin Sertijab 15 Pejabat Kecamatan dan Kelurahan, Sekda Buol Ingatkan Jangan Cuma Duduk di Kantor

Jumat, 6 November 2026 - 08:52

Ikuti Rakor Inflasi Kemendagri, Wabup Buol Siapkan Jurus Jaga Harga dan Kawal Sertifikat Gratis untuk Warga Miskin

Jumat, 6 November 2026 - 08:44

Wabup Buol Hadiri Entry Meeting BPK, Siap Kawal Pemeriksaan Dana Pendidikan Hingga Semester I 2026

Jumat, 6 November 2026 - 08:24

19 Tokoh Pejuang Buol Bersatu Kawal Perda Penghargaan Pejuang, Sekda: Siapapun Bupatinya Wajib Hargai Pejuang

Berita Terbaru