BUOL!Newsline.id – Pemerintah Kabupaten Buol mulai menyiapkan gerakan penghijauan dan perindahan kota melalui pengembangan sektor hortikultura. Program ini menjadi langkah nyata untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau, bersih, indah, sekaligus produktif bagi masyarakat.
Pembahasan program dilakukan dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Buol, H. Risharyudi Tribowo, M.M., di Aula Gedung A Dinas Pertanian, Senin (20/7). Rapat tersebut melibatkan perangkat daerah terkait dan pemerintah kecamatan se-Kabupaten Buol.
Bupati Buol menegaskan gerakan ini merupakan bagian dari upaya membangun identitas daerah melalui keindahan lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan lingkungan yang tertata, diharapkan Buol memiliki wajah baru yang lebih asri dan nyaman untuk ditinggali.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah langkah konkret telah disiapkan dalam program ini. Di antaranya program “satu kantor satu taman”, penghijauan di sepanjang ruas jalan dengan tanaman pelindung dan tanaman hias, serta pengembangan taman buah yang hasilnya dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.
Selain memperindah kawasan, Pemerintah Kabupaten Buol juga mendorong perbaikan kualitas lingkungan melalui normalisasi saluran air, penataan ruang terbuka hijau, serta pengembangan kawasan hortikultura. Bupati meminta seluruh program dijalankan secara bertahap melalui gotong royong dan swadaya tanpa menunggu ketersediaan anggaran yang besar.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buol, Ir. H. Usman, M.Si., menyampaikan pihaknya siap mendukung program tersebut melalui penyediaan pupuk dan pembinaan teknis. Ia juga menekankan pentingnya pembentukan tim pelaksana di setiap wilayah serta mengajak camat dan pemerintah desa berperan aktif menggerakkan partisipasi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program membutuhkan kolaborasi pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat.
Penelaah Kebijakan Dinas Pertanian, Musadianto Madusila, S.P.,M.Si., menjelaskan pengembangan hortikultura akan mencakup tanaman pelindung, tanaman hias, serta tanaman buah seperti mangga, alpukat, dan rambutan. Program ini juga didukung dengan pembuatan kebun pembibitan, rumah kompos, serta penyediaan sarana pendukung guna mewujudkan kawasan yang produktif dan berkelanjutan.
Dukungan juga datang dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Arfandi Wehantow, S.I.P.,M.Si., yang siap menggerakkan pemerintah desa untuk menjadikan sejumlah desa sebagai percontohan penghijauan, kebersihan, dan wisata desa. Camat Biau, Kahar Lamaka, S.Sos., turut menyatakan komitmennya untuk segera berkoordinasi dengan lurah, kepala desa, dan kelompok tani dalam menyiapkan lokasi pembibitan serta mempercepat sosialisasi kepada masyarakat. Melalui gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Buol berharap tercipta lingkungan yang lebih hijau, nyaman, dan sehat, sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan tanaman hortikultura secara berkelanjutan.. (*)










