Buol! Newsline. Id- Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Kabupaten Buol melakukan monitoring dan evaluasi dua proyek rekonstruksi pengaman pantai yang di laksanakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol,pada Selasa (9/9/2025).
Dua proyek rekonstruksi pengaman pantai atau abrasi pantai tersebut terletak di desa Monano dengan panjang 325 meter dan desa Busak 1 kecamatan Karamat sepanjang 350 meter.
Infut dari proyek ini bukan hanya menangani abrasi pantai tapi juga bakal menjadi fasilitas pendukung untuk pengembangan objek wisata bahari kerana tempatnya strategis, dimana keindahan panorama laut dan posisinya tepat berhadapan dengan wisata pulau busak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pantauan media di lokasi bahwa proyek tersebut menempatkan dudukan pondasi tapak menyerupai meja dengan menyebarkan beban ke tanah (Foot Plate) yang berfungsi meneruskan beban dari struktur tembok sekaligus menambah luas area kontak beban sehingga beban terdistribusi lebih merata dan dapat di topang oleh tanah/ pasir lebih dalam.
Metode ini di gunakan sebab perencanaan pembangunan rekonstruksi pengaman pantai di dua titik strategis tersebut juga memiliki potensi pengembangan ekonomi kreatif masyarakat pesisir ketika pemerintah menetapkan area tersebut adalah wilayah pengembangan wisata.
Kalak BPBD Kabupaten Buol Moh. Kachfi Marjuni,S.Pi,M.Si, yang berada di lokasi pembangunan rekonstruksi pengaman pantai memantau langsung pekerjaan pencucian material hingga mengecoran foot plate.
Kalak BPBD di dampingi kabid rekonstruksi dan rehabilitasi serta sejumlah staf bidang tiga, Pjs Kades Monano juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Koordinator APIP Buol yang melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan tersebut mengatakan bahwa, “Dua proyek strategis ini bukan hanya bermanfaat sebagai pengaman dari abrasi pantai, namun juga dapat di gunakan sebagai tempat usaha mengembangkan ekonomi masyarakat sekitar. proyek ini setelah rampung akan di lengkapi dengan lampu-lampu yang kontras dengan wisata pulau busak tepat berada di depannya. ini juga tentunya akan menciptakan lapangan pekerjaan buat ibu-ibu di desa ini dan meningkatkan PAD kita” ucap Mohamad Ali.
Sementara persentase pekerjaan proyek strategis rekonstruksi pengaman pantai desa Monano telah mencapai 13 persen di sebabkan tingkat kesulitan cukup tinggi dan untuk desa Busak 1 telah mencapai 30 persen. Selain di dua desa tersebut kegiatan serupa di laksanakan di desa kuwala besar kecamatan paleleh dan desa Tuinan kecamatan Lakea.
Kedepannya,potensi wisata pulau busak yang menjadi salah satu icon Kabupaten Buol akan lebih di kenal dengan di dukung fasilitas di sekitarnya yang menjadi penunjang para wisatawan mengunjungi wilayah tersebut.
“Untuk Menggenjot Pekerjaan Kita minta agar rekanan yang melakukan pekerjaan bisa menambah tenaga kerja baik yang warga di desa maupun tenaga yang memiliki kemampuan bekerja. “ demikian Kalak BPBD Buol Moh Kacfhi. (**)










