BUOLNewsline.Id- Dunia pendidikan di Kabupaten Buol kembali disorot tajam Salah satu bangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) setingkat Sekolah Dasar negeri di Desa Busak Kecamatan Karamat kondisinya memprihatinkan dan dinilai sudah tidak layak pakai.
Bangunan berbahan dasar beton dan kayu itu tampak mulai lapuk dimakan usia. Tiang dan dindingnya keropos bagian atas sudah bolong,halaman sekolah pun sudah tidak teratur sangat berisiko ambruk sewaktu-waktu dan mengancam keselamatan siswa serta guru yang beraktivitas di dalamnya.
Kondisi miris ini pertama kali mencuat ke publik melalui media sosial. Akun Facebook bernama Fini Fini mengunggah potret gedung sekolah tersebut dengan narasi sindir, “sekolah yang sudah tidak layak masih ada di Kab. Buol sangat di sayangkan dan ini sangat beresiko bagi siswa dan guru mohon perhatian bagi pihak terkait.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sontak unggahan itu viral dan menuai beragam komentar dari warganet. Banyak yang menyayangkan masih adanya sekolah dengan kondisi seperti itu di tengah gencarnya program pemerintah untuk pemerataan pendidikan.
Menanggapi sorotan publik tersebut Kepala Tata Usaha (KTU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Buol Andi Ridwan akhirnya angkat bicara memberikan klarifikasi.
Andi menegaskan secara administrasi kependidikan MIS Busak memang berada di bawah naungan Kemenag dan mendapatkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Namun secara struktur, sekolah tersebut bertanggung jawab langsung kepada yayasan.
“Secara struktur berdiri dibawah naungan Yayasan jadi untuk biaya operasional lain memang murni dari madrasah itu sendiri,” jelas Andi Ridwan pada media ini Kamis 24/9/2026
Ia menambahkan di tahun 2025 Kemenag Buol telah mengusulkan bantuan rehabilitasi madrasah swasta ke pusat dan salah satu yang disetujui adalah MIS Busak. Namun gedung yang direhabilitasi adalah gedung yang berada di samping gedung lapuk yang viral itu. “Sudah ada upayah kami dari kementrian agama buol untuk memperhatikan sekolah swasta termasuk yang ada di desa Busak dan untuk madrasah swasta Kemenag selama ini hanya memberikan bantuan biaya operasional melalui Dana BOS saja.” Tandas Andi Ridwan. (*)










