BuolNewsline.Id, BUOL – Kabar gembira bagi warga kurang mampu di Kabupaten Buol. Pemerintah Kabupaten Buol melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) kembali mendapatkan tambahan bantuan bedah rumah dari pemerintah pusat di akhir tahun 2026.
Jika sebelumnya kuota bantuan hanya 319 unit, kini bertambah 500 unit sehingga totalnya menjadi 819 unit rumah untuk warga desil 1 hingga desil 4.
Capaian ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Buol, Suleman Ain, kepada media ini, Selasa (13/10/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Suleman tambahan kuota yang signifikan ini merupakan hasil dari lobi intensif yang dilakukan Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, ke pemerintah pusat di Jakarta, serta dukungan penuh dari DPRD Kabupaten Buol yang konsisten memperjuangkan kebutuhan masyarakat rentan.
“Dari kurang lebih 2000 permohonan usulan yang masuk, baru bisa diakomodir 819 unit. Ini merupakan sejarah, sebab di tahun-tahun sebelumnya setiap usulan dari Buol belum tentu mencapai 300 unit. Kita bersyukur melalui Upaya bpk Bupati Buol yang sering ke Jakarta untuk melobi bantuan Di kementrian maupun berkujung ke.DPR RI Alhamdulillah bisa membuahkan hasil untuk masyarakat Buol,” ungkap Kadis Suleman Ain.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pemerintah desa dan kelurahan yang warganya belum mendapatkan bantuan agar tidak bosan untuk terus meng-update data RTLH Bagi Masyarakat berpenghasilan Rendah (MBR) maupun Data Masyarakat kita yg masih kategori Miskin yg masuk dlm DTSEN.Desil. 1 s/d 4 dan juga Data Backlog.
“Bagi desa dan kelurahan yang belum dapat, tolong terus update datanya. Jadi ketika data diminta pusat, kita sudah siap, tidak perlu lagi menunggu,” pesannya.
Saat ini, lanjut Suleman, program bedah rumah tersebut sudah berjalan dan dalam tahap pekerjaan.
“Untuk saat ini pekerjaan bedah rumah sementara berlangsung atau on proses di 5 kecamatan,” ujarnya.
Adapun 5 kecamatan yang menjadi lokasi penerima bantuan tersebut adalah antara lain Kecamatan Biau, Momunu, Bukal, Paleleh, dan Gadung. Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung pada Desember 2026 mendatang.(*)
Penulis : Rustam










