Pabrik Garam Rp 11 Milyar di Buol Rusak Warga Minta Pemda Ambil Langkah

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOL! NEWSLINE. ID- Bangunan Pabrik Garam yang terletak di Desa Tamit Kecamatan Bunobogu Kabupaten Buol Sulawesi Tengah, sejak dibangun tahun 2018 dengan dana APBN sebesar Rp 11 miliar kini kondisinya memprihatinkan. Pasalnya belum ada perhatian dari pemerintah daerah (pemda) untuk memanfaatkan pabrik tersebut yang sejatinya dapat menyerap lapangan kerja dan menambah pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor usaha garam.

Pantauan media ini minggu kondisi bangunan yang menjadi ikon desa itu sudah mulai rusak parah bahkan menjadi tempat ternak warga berkeliaran setiap hari untuk mencari makan serta sudah di tumbuhi rumput dan pagar di biarkan terbuka , Warga setempat berharap agar pabrik garam ini bisa beroperasi kembali dan menyerap tenaga kerja di desa.

“Kita minta pabrik garam ini mendapat dukungan dari pemda Buol agar bisa menyerap tenaga kerja di desa,” ungkap Anto, warga Desa Tamit, kepada Media ini, Minggu (18/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya pabrik garam ini hanya beroperasi satu tahun setelah dibangun, dan kemudian tidak lagi beroperasi hingga saat ini.

Kepala Desa (Kades) Ramli K. Sulu mengatakan bahwa kondisi bangunan pabrik garam ini perlu mendapat perhatian serius dari pemda Buol karena dapat mendatangkan keuntungan bagi PAD ketika dioperasikan.

“Pabrik ini satu-satunya bantuan pemerintah pusat di bagian Indonesia Timur yang dibangun di Desa Tamit dengan nilai anggaran APBN Rp 11 miliar,” katanya.

Kades Ramli menjelaskan bahwa tidak beroperasinya pabrik ini disebabkan tim ahli yang didatangkan dari pusat sudah berangkat pulang dan tidak ada di Buol yang bisa mengoperasikan pabrik tersebut. Pemerintah desa sudah didesak kelompok UMKM yang dilatih saat itu untuk mengoperasikan kembali pabrik garam ini, namun karena tidak ada tenaga ahli yang menangani akhirnya macet dan mubazir bangunan tersebut.

“Harapan kami selaku pemdes dan masyarakat desa terutama kelompok yang sudah terbentuk kiranya pemda dapat mengalokasikan kembali rehab bangunan beserta penambahan sarana dan mendatangkan ahli untuk mengoperasikan kembali pabrik garam ini,” demikian Kades Ramli.(tam)

Berita Terkait

Bongkar Biang Kerok Antrean BBM di Buol Kadis Perikanan : Banyak Nelayan Bodong Pakai Barcode Kadaluarsa
NGERI : Kantor DPRD Buol Nyaris Dilalap Si Jago Merah Karhutla Kian Tak Terkendali
Harga Eceran Pertalite di Buol Tembus Rp30 Ribu, Warga: Kami Dicekik Pengecer
Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol
Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus
90 Hektare Ludes di Binuang, 34 Titik Api Kepung Buol – Petugas Padamkan Pakai Alat Seadanya
Pemkab Buol Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Tahun 2026
Oknum Kades Doulan Digerebek Selingkuh Dengan Aparatnya Warga Minta Pemda Buol Copot Jabatan
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:49

Bongkar Biang Kerok Antrean BBM di Buol Kadis Perikanan : Banyak Nelayan Bodong Pakai Barcode Kadaluarsa

Kamis, 17 September 2026 - 22:53

NGERI : Kantor DPRD Buol Nyaris Dilalap Si Jago Merah Karhutla Kian Tak Terkendali

Kamis, 17 September 2026 - 09:46

Harga Eceran Pertalite di Buol Tembus Rp30 Ribu, Warga: Kami Dicekik Pengecer

Rabu, 16 September 2026 - 22:38

Terungkap : Ini Biang Kerok Antrean Panjang di SPBU Kampung Bugis dan SPBU Kali Buol

Rabu, 16 September 2026 - 22:07

Buka Pelatihan di BLK Momunu, Bupati Buol Janji Bantu Alat Usaha untuk Peserta Lulus

Berita Terbaru